
Jangan Tersandera Part I
Jejak kaki laki-laki itu makin terdengar cepat lajunya. Beriringan dengan itu, amukan suara menggelar terdengar tanpa diketahui dari mana asalnya.

Jejak kaki laki-laki itu makin terdengar cepat lajunya. Beriringan dengan itu, amukan suara menggelar terdengar tanpa diketahui dari mana asalnya.

Untuk masuk ke ruang itu, harus melepas alas kaki dan meletakkan di rak besar luar ruangan itu.

Memandangiku sejenak menulis, dan kuhitung lebih dari lima kali hingga rentetan bait tulisan penuh mengumpulkan sari pati isi ke dalam kertasnya itu.

Obrolan ini nyaris saja berakhir. 淎khiri sajalah, percuma, takdir tidak diubah dengan kata-kata, melainkan harus menggunakan tindakan

Derit pintu tetangga memecah hening. Sialan. Tidur kuterganggu. Siapa pula manusia yang tak tahu aturan itu?

Memang segalanya tidak bisa diprediksi. Waktu memutar tanpa perlu seorangpun mampu mengaturnya.

UNAIR NEWS –Telah lama aku menunggu suratmu. Menunggu ceritamu dari tempat barumu. Sampai hari terjauh ini, berapa banyak teman barumu ? Apakah mereka ada yang

Kursi yang kududuki terasa berguncang. Lalu kurasakan sepetak gambar di jendela mulai berganti seperti layar televisi. Pandanganku menerawang ke luar.

Era globalisasi hendaknya tak menjadi penghalang untuk setiap penutur bahasa daerah meninggalkan kearifan dan nilai bahasa ibu.

UNAIR NEWS Tahun Baru Imlek atau Sin Cia tak hanya berkaitan dengan urusan angpau atau selebrasi barongsai. Sin Cia juga merupakan perayaan menyambut musim

Dramaturgi Sastra Indonesia UNAIR tahun ini menyuguhkan dua pementasan, AA II UU karya Arifin C. Noer dan Malam Jahanam karya Motinggo Boesje

Pementasan untuk memperingati Hari Jadi Teater Gapus ke-27 diselenggarakan di Ruang Siti Parwati FIB UNAIR, Sabtu (17/12).