51动漫

51动漫 Official Website

Career Preparation Week 2026 BEM FISIP, Dorong Mahasiswa Lebih Siap Hadapi Dunia Profesional

Safira Azka Selaku ketua Pelaksana Memberikan Sambutan Pembukaan Kegiatan Career Preparation Week x Bisadaya pada Minggu (10/05/2026) melalui Zoom.
Safira Azka Selaku ketua Pelaksana Memberikan Sambutan Pembukaan Kegiatan Career Preparation Week x Bisadaya pada Minggu (10/05/2026) melalui Zoom.

UNAIR NEWS – Kementerian Keilmuan dan Pengembangan Karier Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 51动漫 gelar Career Preparation 2026. Program kerja ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan strategi konkret menghadapi dunia kerja. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan diselenggarakan melalui platform Zoom pada Minggu (10/05/2026).

Apresiasi dan Dukungan dari BEM untuk Mahasiswa

Safira Askar Ramadani selaku menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Bisadaya yang sudah menjalin kerjasama untuk membantu mahasiswa dalam menyiapkan karier. Ia menegaskan bahwa kegiatan Career Preparation hadir sebagai ruang nyata bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri. 淗arapannya, ini bukan sekadar acara seremonial, tapi benar-benar memberikan manfaat yang bisa diaplikasikan ke depannya,  ujar Safira. 

Senada hal tersebut, Menteri Koordinator Internal Alvino Wicaksono menyampaikan dukungan penuh dari BEM. Ia menegaskan bahwa BEM secara konsisten mendukung program-program yang memperkuat mahasiswa baik dalam akademik maupun menyiapkan karier. 淜ami juga terus mendukung program kerja dan agenda-agenda yang menguatkan intelektual secara akademik dan juga mempersiapkan karir untuk kedepannya, tegasnya. Alvino berharap program ini memberikan dampak nyata bagi peserta. 淜ami berharap dengan adanya program ini, teman-teman bisa lebih siap lagi untuk menghadapi dunia kerja dan akademik yang nantinya akan dihadapi, tutupnya. 

Dorongan untuk Kenali dan Kembangkan Potensi Diri

Riana Mahilda selaku pemateri menjelaskan kondisi nyata persaingan lapangan kerja di Indonesia. Setiap tahun, 1,8-1,9 juta lulusan memasuki pasar kerja. Akan tetapi, penyerapan tenaga kerja tersebut tidak sebanding. Satu posisi dalam lapangan kerja diperebutkan oleh 50 pelamar bahkan bisa lebih. Oleh karena itu, mahasiswa diharuskan untuk mengetahui kemampuan diri.

Dalam memetakan kemampuan diri, mahasiswa bisa menggunakan metode Inventory Skill. Metode ini mewajibkan pengguna untuk memberi skor 0 hingga 5 untuk setiap kemampuan yang dimiliki mahasiswa. Setelah menemukan kemampuan tersebut, mahasiswa bisa menentukan fokus pengembangan yang sesuai kondisi dan tujuan karier. Selain itu, pemateri juga menekankan pentingnya eksekusi minat melalui magang, organisasi, dan proyek magang sebelum menentukan karier. Tidak hanya itu, mahasiswa diminta untuk menyesuaikan CV dengan karakter perusahaan yang dituju untuk meningkatkan peluang lolos seleksi.

Penulis: Yongki Eka Cahya
Penyunting: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT