
Nyala
Nyala,
Yang menyala
Dan
Yang menjadi cahaya.
Nyala,
Yang berpendar
Dan akan menjadi tonggak untuk tetap tegar.

Nyala,
Yang menyala
Dan
Yang menjadi cahaya.
Nyala,
Yang berpendar
Dan akan menjadi tonggak untuk tetap tegar.

Di saat itulah, Pertiwi dan Ibu mertuanya, mendapat penjelasan gamblang tentang diagnosa dokter atas penyakitnya, sekaligus kemungkinan kalau kelahiran bayinya itu akan merenggut Ibunya sendiri.

Si suami yang hanya punya simpanan sedikit, tak pelak harus menghutang ke salah seorang temannya dengan bunga yang fantastis. Padahal, si suami bilang ia mengambil hutang dari kakaknya. Tak salah, tapi nyatanya si kakak adalah penjilat yang tak kenal ampun kepada siapapun juga. Termasuk ke adiknya sendiri.

Untunglah kandungannya kuat, dan si bayi dalam kandungan itu di nyatakan baik-baik saja. Barukarena kejadian itulah ia mau diajak ke dokter. Bersama suaminya, ia pergi ke dokter kandungan di daerahnya.

Lama, tak kujumpa tanganku mengenggam malam
Berbeda dengan dulu, saat diksi dan retorika menjamu dipelataran kampusku
Kerap kuhabiskan waktu ini dengan mereka yang berjuang dalam bendera yang sama.
Semenjak langkahku memungkasi studi strata satuku, dan kesibukan nan sontak berubah
diri ini sejenak melupakan lagu-lagu malam yang terkadang menyilaukan,
Namun, kadang akun merindu dengan waktu itu, waktu dimana jalanan seakan penuh persahabatan, saat dekap hangat kota ini mulai menyerang.

Mendung telah merundung
Di langit Jayakarta akhir bulan itu.

Batavia,
Kini engkau telah menjelma..
Lautmu yang tak lagi sendu
Dan daratanmu yang menjulang menepis asa yang kian tak terhalang

Tuhan,
Bagaimana aku bisa mengatakan cinta kepada-Mu
jika malam-malamku berlalu tanpa sujud
dan pagiku menyapa tanpa zdikir,
pantaslah jika terasa siang dihidupku tersibukkan dalam kesia-sian.

Entah kenapa, jiwa yang lemah ini selalu merindumu, tak pelak. Engkau yang mencipta dan engkau sang pembawa risalah serta engkau yang masih dalam harap.
A.
Aku hanya ingin berusaha meraih kesempurnaan cinta.
yang Engkau tanamkan, dalam lubukku, dalam relung yang Engkau katakan sebuah nikmat ini.

Dalam berjuang
Haruslah dibarengi dengan ketukan,
Bukan masalah pandai atau cerdas
Tapi,
Berjuang itu terletak pada kesungguhan dan keistiqomahan

Ada rasa yang tengah memuncak
Bergejolak, mengelak, dan seakan tak bisa ditebak
Bukan,
Bukan karena aku tak bisa

cerita Malin Kundang itu memang kisah yang relevansinya masih bisa dikais. Narasi gubuk Desa, kehidupan orang tua. Dan dambaan kemewahan dalam pikiran si anak. Serta keacuhan seorang anak untuk sadar pada kondisi yang ada. Di bumbui dengan begitu materialistiknya dunia luar.