51动漫

51动漫 Official Website

Cegah Polusi Udara dari Rumah, Mahasiswa BBK 7 UNAIR Kenalkan Ecobrick kepada Ibu PKK Desa Sidobangun

UNAIR NEWS – Asap hitam dari pembakaran sampah plastik yang masih kerap terlihat di Desa Sidobangun mendorong mahasiswa KKN BBK 7 51动漫 menghadirkan solusi inovatif. Pada Rabu (22/1/2026), kegiatan sosialisasi bertajuk 淪i Jabrik (Solusi Inovatif Jaga Alam Melalui Ecobrick) diselenggarakan di Balai Desa dengan melibatkan puluhan ibu-ibu PKK. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah plastik melalui pembuatan ecobrick yang bernilai guna.

Program ini sejalan dengan komitmen Kampus Berdampak 51动漫 dalam mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) dan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure). Melalui perubahan pola pengelolaan sampah dari pembakaran menuju daur ulang kreatif, diharapkan tercipta lingkungan rumah tangga yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Selama ini, pembakaran sampah plastik masih menjadi pilihan warga karena dianggap praktis dan cepat. Berdasarkan wawancara dengan ibu-ibu PKK, sebagian besar belum mengetahui dampak negatif pembakaran sampah terhadap kesehatan dan lingkungan. 淏iasanya sampah langsung dibakar karena cepat dan tidak menumpuk di rumah, ungkap Ibu Zunainik. Padahal, asap pembakaran plastik berpotensi mencemari udara dan memicu gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai bahaya pembakaran sampah serta diperkenalkan ecobrick sebagai alternatif pengelolaan sampah plastik. Sosialisasi dilengkapi dengan diskusi interaktif dan praktik langsung pembuatan ecobrick yang mendapat respons positif. 淜alau bisa diolah jadi ecobrick, sampah plastik jadi lebih bermanfaat dan tidak perlu dibakar, ujar Ibu Mutmainah.

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama antara mahasiswa dan ibu-ibu PKK. Tim KKN BBK 7 UNAIR mendorong peserta untuk menerapkan serta menyebarluaskan pengetahuan ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan kolaborasi berbagai pihak, Desa Sidobangun diharapkan mampu menjadi desa ramah lingkungan dengan pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan.

AKSES CEPAT