Potret para mahasiswa FIB UNAIR yang secara sukarela menjadi panitia dalam kegiatan MASDONAR 2025 pada Selasa (3/6/2025). (Foto: Dok. Narasumber)
FIB NEWS “ Kementrian Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa 51¶¯Âþ (BEM FIB UNAIR) sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah yang bertajuk Pengmas Donor Darah (MASDONAR) 2025 pada Selasa (3/6/2025). Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, kegiatan ini berlangsung di lobi lantai 1 dan Ruang Noam Chomsky, Gedung FIB UNAIR.
Persiapan dan Pelaksanaan
Mushab Abdurrazaq, Ketua Pelaksana MASDONAR 2025 dari Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, menjelaskan kepada Humas Muda (4/6/2025) bahwa kegiatan ini diselenggarakan atas dua dasar utama. œPertama, kebutuhan nyata akan persediaan darah yang belum seimbang dengan kebutuhan rumah sakit. Kedua, kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan jiwa filantropi di kalangan mahasiswa, ujarnya.
Dari sisi teknis, panitia menggelar rapat singkat rutin, menyusun susunan acara secara rinci, serta menjalankan simulasi alur kegiatan MASDONAR ini. œKami juga mengantisipasi hal-hal tak terduga, seperti antrean panjang atau peserta yang tidak lolos pemeriksaan, dengan menempatkan panitia di setiap pos, menyediakan ruang tunggu yang nyaman, serta membentuk tim pertolongan pertama, jelas Mushab.
Uniknya, MASDONAR 2025 juga mendapat peserta dari kalangan seorang mahasiswa asing, salah satunya ada yang dari program doktoral Psikologi. Berdasarkan informasi yang didapat dari panitia, mahasiswa tersebut secara sukarela ikut berdonor setelah melihat mobil Unit Donor Darah (UDD) PMI terparkir di depan Gedung FIB.

Potret salah satu mahasiswa yang menjadi peserta dalam kegiatan MASDONAR 2025 pada Selasa (3/6/2025). (Foto: Dok. Narasumber)
Antusiasme Peserta sebagai Pendonor
Kegiatan donor darah MASDONAR 2025 disambut antusias oleh mahasiswa antar fakultas. Mushab menyebutkan bahwa partisipasi peserta menunjukkan tren positif. Meskipun beberapa calon pendonor batal karena jadwal akademik dan hal lainnya, jumlah peserta yang lolos donor mencapai sekitar 80 orang dari target awal yakni 100 orang.
œAlhamdulillah, banyak yang datang dengan kesadaran penuh untuk berbagi. Ini menunjukkan kegiatan kami cukup berhasil dan kesadaran akan donor darah di lingkungan FIB dan UNAIR cukup tinggi, terangnya.
Salah satu peserta, Nabila, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2024, mengaku baru pertama kali ikut donor darah. œAntusias banget, karena ini pertama kalinya aku bisa berkontribusi langsung untuk orang lain lewat donor darah, ungkapnya.
Hal senada disampaikan Yuanita Rahma Wijayanti, mahasiswa Ilmu Informasi dan Perpustakaan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR angkatan 2024. Ia mengaku, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk merealisasikan niat berdonor yang sempat tertunda sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Ke depannya, Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM FIB juga akan mengembangkan kegiatan sosial lain, seperti edukasi kesehatan, penggalangan dana bencana, hingga pemberdayaan komunitas. Mushab juga berharap BEM FIB dapat menjadi wadah nyata bagi para mahasiswa yang ingin berkontribusi secara langsung kepada masyarakat sekitar.
Terlaksananya kegiatan MASDONAR 2025 oleh pihak Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM FIB UNAIR ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 17, yakni Partnership for the Goals.
Penulis: Gustyosih Chesta Pramesti
Editor: Fania Tiara Berliana Marsyanda




