51动漫

51动漫 Official Website

Kunjungan Studi Banding KEP Institut Pertanian Bogor

FIB NEWS – Pada tanggal 17 Oktober 2024, Tim Komisi Etik Penelitian 51动漫 (KEP FIB UNAIR) menerima kunjungan dari Tim Komisi Etik Penelitian Institut Pertanian Bogor (KEP IPB) di Ruang Deny Arnos Kwari. Pertemuan tersebut bertujuan untuk melakukan studi banding guna memperkuat wawasan dan pemahaman terkait klirens etik dalam penelitian sosial dan humaniora.

Acara dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Budaya 51动漫 yang menjelaskan latar belakang berdirinya Komisi Etik Penelitian di FIB UNAIR. Komisi ini, yang dibentuk melalui SK Dekan FIB Nomor 39/UN3.FIB/2024, memiliki tugas penting dalam memastikan bahwa penelitian sosial dan humaniora yang dilakukan tidak menimbulkan dampak negatif secara psikologis, sosial, politik, maupun keamanan. Dalam hal ini, KEP FIB UNAIR mengikuti panduan klirens etik yang telah ditetapkan melalui SK Rektor UNAIR Nomor 362/UN3/2024.

Pada sesi diskusi, kedua tim berbagi pengalaman mengenai alur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proses pengajuan klirens etik, termasuk penanganan penelitian berisiko rendah hingga tinggi. Selain itu, kedua belah pihak menyoroti pentingnya sosialisasi etika penelitian kepada peneliti di bidang sosial dan humaniora agar mereka memahami dampak serta risiko yang dapat ditimbulkan terhadap subjek penelitian.

Diskusi ini juga membahas tantangan dalam mengimplementasikan persetujuan klirens etik, seperti kendala bahasa yang sulit dipahami masyarakat awam dan lamanya waktu pengurusan izin. Di samping itu, dibahas pula profesionalisme dalam penelaahan klirens etik, termasuk rencana pelatihan bagi para penelaah untuk meningkatkan kompetensi dalam mengidentifikasi kategori risiko penelitian, mulai dari risiko rendah hingga tinggi.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan harapan agar kolaborasi ini membawa dampak positif dalam membangun iklim penelitian yang etis dan berintegritas tinggi, terutama di bidang ilmu sosial dan humaniora. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 17, yaitu partnerships for the goals.

AKSES CEPAT