51动漫

51动漫 Official Website

Konferensi Internasional Kolaborasi LPMB dan WUACD UNAIR Angkat Potensi Ekonomi Sampah

Prof Muhammad Miftahussurur dr MKes SpPD KGEH PhD FINASIM saat melakukan sambutan pada kegiatan Waste to Wealth (foto: Istimewa)
Prof Muhammad Miftahussurur dr MKes SpPD KGEH PhD FINASIM saat melakukan sambutan pada kegiatan Waste to Wealth (foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Pengelolaan sampah menjadi kunci penting untuk meminimalkan munculnya efek rumah kaca, serta menjadi solusi untuk keterbatasan lahan TPA. Menanggapi hal tersebut, berkolaborasi dengan mengadakan International Conference bertajuk Waste to Wealth pada Sabtu (25/4/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.

International Conference tersebut membahas terkait upaya untuk mengatasi masalah sampah perkotaan dengan kolaborasi lintas sektor. Implementasi tersebut melalui pendekatan heksa heliks yang melibatkan universitas, pemerintah, organisasi non-pemerintah, industri, masyarakat, dan media. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa delegasi negara.

Sebagai Wadah Sinergi Berdiskusi

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development (RICD), Prof Muhammad Miftahussurur dr MKes SpPD KGEH PhD FINASIM menilai bahwa konferensi internasional hadir sebagai wadah berdiskusi. Platform strategis akan hadir untuk bertukar pengetahuan, berbagi pengalaman, dan mendorong solusi inovatif. Hal itu guna mengatasi tantangan global, khususnya di bidang pengelolaan sampah dan keberlanjutan lingkungan.

Ia menyoroti bahwa saat ini, produksi sampah global telah melebihi miliaran ton per-tahun dan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat. Pola konsumsi yang meningkat, terutama di wilayah perkotaan, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan volume sampah, khususnya sampah organik. 

淒i Indonesia, tantangan ini menjadi semakin nyata karena keterbatasan kapasitas tempat pembuangan akhir. Banyak tempat pembuangan akhir yang mendekati kapasitas maksimum, sehingga pengurangan sampah di sumbernya menjadi kebutuhan mendesak, jelasnya. 

Solusi Nyata Pengelolaan Sampah

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa situasi ini tidak hanya unik untuk Indonesia. Banyak kota di seluruh dunia menghadapi keterbatasan serupa di mana ketersediaan lahan menjadi kendala utama dalam sistem pengelolaan sampah modern.

淪elain itu, pengelolaan sampah yang kurang memadai turut menyebabkan pencemaran lingkungan dan perubahan iklim. Sektor sampah ini merupakan sumber signifikan emisi metana, salah satu gas rumah kaca paling penting. Selain itu, cairan dari akumulasi sampah dapat mencemari badan air dan juga menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat, paparnya.

Menurutnya, untuk mengatasi tantangan ini, dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif dan juga berkelanjutan. Salah satu solusi yang semakin relevan adalah pengelolaan sampah berbasis sumber melalui pendekatan ekonomi sirkular. Pendekatan ini menekankan pengurangan sampah, penggunaan kembali material, dan juga daur ulang sumber daya untuk menciptakan sistem yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Konsep 淜elola Sampah Dunia yang menjadi tema konferensi ini, mengajak untuk mengubah perspektif, melihat sampah bukan sebagai beban tetapi sebagai sumber daya yang tersedia dengan potensi ekonomi. Dengan inovasi yang tepat, sampah dapat diubah menjadi energi, bahan industri, material, dan juga produk bernilai tambah lainnya. 

淢elalui konferensi ini, saya mengajak semua tidak hanya untuk terlibat dalam diskusi yang bermakna, tetapi juga untuk berkomitmen bersama dalam mengimplementasikan solusi yang nyata dan berdampak. Kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan akan menjadi kunci untuk mencapai sistem pengelolaan pasca. Tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga menguntungkan secara ekonomi, pesannya.

Penulis: Putri Andini

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT