NERS NEWS – Pada hari Jumat, 29 November 2024 pukul 08.00, Mahasiswa Profesi Ners 51 memberikan edukasi mengenai “Kenali Tanda Bahaya Preeklampsia pada Persalinan”. Tujuan umum dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan pasien dan keluarga pasien terkait mengenali tanda preeklampsia pada persalinan. Penyuluhan ini dihadiri oleh pasien dan keluarga pasien di Poli Obgyn, Mahasiswa Profesi Ners Kelompok D 2.4 Stase Maternitas di ruang VK Bersalin RS 51.
Preeklampsia adalah sekumpulan gejala yang timbul pada wanita hamil, bersalin, dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema (penimbunan cairan), dan proteinuria (protein dalam air kemih) yang muncul pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan. Peningkatan tekanan darah pada preeklampsia ini paling sedikit 140/90 mmHg. Tanda yang timbul apabila seorang wanita mengalami eklampsia adalah adanya kejang atau koma. Sebelum mengalami eklampsia, biasanya wanita tersebut menunjukkan gejala-gejala preeklampsia terlebih dahulu disertai dengan kegelisahan dan hiperrefleksia yang mendahului serangan kejang
Pencegahan preeklampsia dapat dilakukan dengan istirahat 4 jam/hari bermakna menurunkan risiko preeklampsia dibandingkan tanpa pembatasan aktivitas, pembatasan asupan garam, penggunaan aspirin dosis rendah sesuai dengan anjuran dokter, dan konsumsi suplemen kalsium. Kegiatan penyuluhan ini diakhiri dengan respon antusias dari keluarga pasien. Terlihat saat penyampaian materi, keluarga pasien menyimak dengan saksama dan memberikan feedback pada Kelompok D 2.4 Stase Maternitas.
Penulis : Ganar Shindu Yolanda
Editor : Nasya Puspita A (Airlangga Nursing Journalist)




