UNAIR NEWS “ Hari Sumitro menunjukkan kiprah alumnus 51¶¯Âþ (UNAIR) di sektor industri maritim dan logistik nasional. Lulusan program studi itu kini sukses berkarier sebagai Direktur di PT Pelayaran Trans Sarana Makmur. Perannya berfokus pada manajemen operasional perkapalan, pengelolaan sumber daya manusia, hingga pengambilan keputusan strategis bisnis perusahaan.
Setelah lulus, Hari berani keluar dari jalur klinis dan menapaki kerasnya industri pelayaran. Ia membuktikan ilmu psikologi sangat relevan membentuk kemampuan analisis pemimpin.
“Awalnya saya mengurus personalia karyawan di perusahaan tambang sambil menjadi konsultan psikologi, setelah beberapa lama akhirnya dipercaya menjadi direktur sampai sekarang. Bagi saya UNAIR melatih saya berani berargumentasi, mengambil keputusan strategis, dan selalu menjaga sikap saling menghargai,” kenangnya.
Strategi Adaptasi di Tengah Kerasnya Industri Logistik
Dalam perannya sebagai direktur, Hari menghadapi dinamika mengelola operasional teknis yang rumit serta memimpin tim dengan karakter beragam. “Mulai dari staf kantor hingga kru kapal di lapangan, semua harus dikelola dengan pendekatan personal dan komunikasi yang luwes. Sisi kemanusiaan inilah kunci menjaga performa dan membangun loyalitas,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menerapkan penyelesaian masalah secara holistik dalam mengurai berbagai masalah sumber daya manusia di lapangan hanya dari kacamata disiplin bisnis semata. “Saya sering mengajak ngobrol tim dan menyelipkan candaan agar suasana lebih cair. Perhatian personal ini sangat penting, karena kadang performa buruk di tempat kerja justru bermula dari urusan pribadi yang belum terselesaikan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hari terus menjaga daya saing perusahaan lewat efisiensi operasional dan eksplorasi peluang baru. Pengalamannya membuktikan bahwa memulai langkah dari bawah justru memperkokoh fondasi manajemen. “Peluang bisa datang dari mana saja, jadi jangan gengsi merintis karier dari perusahaan kecil karena di situlah kita punya ruang leluasa untuk bereksperimen dan menyalurkan kreativitas,” jelasnya.
Pentingnya Soft Skills dan Keberanian Bereksplorasi
Bekerja di lintas sektor dari psikologi ke dunia perkapalan menuntut adaptasi dan belajar mandiri yang luar biasa tinggi. Di samping itu, Hari juga menaruh perhatian besar agar mahasiswa aktif berorganisasi untuk mengembangkan soft skills sehingga memiliki mental yang tangguh sebagai bekal. “Dulu saya harus rajin belajar mandiri dan tak malu bertanya pada rekan senior. Proses ini penting karena sering kali teori yang kita baca berbeda jauh dengan implementasi nyata di lapangan,” ingatnya.
Ia pun berpesan kepada generasi muda untuk pantang menyerah dan berani mengeksplorasi minat di luar keilmuan liniernya. “Ikut organisasi saat kuliah itu menuntut kita untuk belajar komitmen dan pantang mundur saat ada rintangan. Pesan saya, di zaman serba mudah seperti sekarang manfaatkan semaksimal mungkin. Jangan mudah menyerah, teruslah asah diri, dan jangan sampai kalian terbuai dengan fasilitas atau privilege yang sudah nyaman dimiliki saat ini,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Yasir Dharmawan D.
Editor: Yulia Rohmawati





