Pada hari Sabtu (16/08/2025), bertempat di Fakultas Perikanan dan Kelautan, telah dilaksanakan kegiatan orientasi mahasiswa baru program studi Teknologi Hasil Perikanan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan akademik, membentuk jiwa kebersamaan, tanggung jawab, dan rasa kekeluargaan antar mahasiswa baru. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai profil lulusan dan prospek keilmuan Teknologi Hasil Perikanan. Jalasena 2025 diawali dengan presensi kehadiran dan menempatkan kelompok pada tempat yang telah ditentukan, kemudian dilanjut dengan sesi sambutan yang disampaikan oleh ketua pelaksana yakni, saudari Dwi Agustina Setiawan, serta saudara Hilal Syahrul Akbar selaku ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan.
Rangkaian orientasi mahasiswa baru program studi Teknologi Hasil Perikanan dilakukan dengan mengundang berbagai narasumber dengan tujuan agar mahasiswa baru semakin mengenal jurusan yang telah mereka pilih, tercatat terdapat tiga materi yang disampaikan pada Jalasena 2025 hari pertama. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Rr. Juni Triastuti, S.Pi., M.Si dengan judul 淧engenalan Jurusan THP. Peserta terlihat antusias menyimak dan mencatat materi yang disampaikan, antusiasme tersebut dibuktikan kembali dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan pada pemateri di sesi tanya jawab. Materi kedua mendatangkan salah satu lulusan yang telah bekerja pada salah satu instansi bidang perikanan yaitu, saudara Tegar Pambudi Sulistyo, S.Pi dengan pemaparan materi Link and Learn yang membahas seputar peluang magang bagi mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan. Materi ketiga berjudul 渓ulusan THP yang mengundang saudara Vito Reyner Adriananda sebagai pembicara yang baru saja menyelesaikan tugas akhirnya. Pada kesempatan tersebut, banyak pengalaman dan tips yang dibagikan pada peserta sebagai bekal untuk menjalani dunia perkuliahan secara produktif.
Setelah pemaparan materi selesai, peserta melanjutkan kegiatan pada sesi pembuatan poster setelah melakukan FGD bersama mentor kelompok masing-masing. Sesi ini berlangsung menyenangkan dengan peserta saling berdiskusi untuk membuat poster menarik yang nantinya akan dipresentasikan pada Jalasena 2025 hari kedua. Kegiatan ditutup dengan uji ringkasan materi dan presensi akhir kegiatan.
Orientasi mahasiswa baru Program Studi Teknologi Hasil Perikanan hari kedua dilaksanakan pada Jumat (22/8/2025) di Fakultas Perikanan dan Kelautan, 51动漫 dengan kegiatan yang lebih santai dan menyenangkan dari rangkaian hari pertama yaitu Sabtu (16/8/2025). Kegiatan diawali dengan presensi mahasiswa baru dan pembukaan. Selanjutnya mahasiswa baru memaparkan hasil dari pembuatan poster project based learning yang telah dilaksanakan sebelumnya. Mahasiswa baru memaparkan masalah yang dihadapi dalam topik yang didapatkan oleh tiap kelompok. Mahasiswa baru bekerja sama dalam menganalisis kasus tersebut secara ilmiah, yang kemudian dipresentasikan dalam bentuk poster. Kegiatan ini harapannya mampu meningkatkan kerja tim, berpikir kritis, dan kemampuan menyelesaikan masalah.
Rangkaian kegiatan selanjutnya merupakan Pemaparan Materi oleh FPC (Fisheries Processing Club) mengenai proses pembuatan sirup mangrove. Materi ini membuka wawasan mahasiswa baru bahwa buah mangrove yang jarang orang lain ketahui dapat diolah sebagai produk yang dapat dikonsumsi yaitu sirup. Setelah penyampaian materi, kegiatan selanjutnya merupakan Uji Publik Calon Komting (Komandan Tingkat). Pengujian ini bertujuan mengetahui dan membuktikan kecakapan calon komting dalam menghadapi berbagai isu dan permasalahan dalam memimpin angkatan di masa depan. Pengujian terdiri dari penyampaian orasi, tanya jawab oleh para komting tahun sebelumnya (kakak tingkat), dan tanya jawab oleh mahasiswa baru.
Hasil akhir dari sesi materi bersama FPC mengenai pengolahan buah mangrove menjadi sirup ini merupakan seluruh kelompok dapat memahami manfaat buah mangrove sebagai bahan pangan alternatif, serta cara pengolahannya dengan baik dan benar hingga menjadi produk sirup. Kegiatan pengolahan sirup ini dilaksanakan di akhir acara sebagai penutup. Antusiasme para mahasiswa baru sangat tinggi dalam mengikuti tiap rangkaian kegiatan di Jalasena hari pertama hingga kedua ini. Saat pelaksanaan kegiatan di luar ruangan yaitu pengolahan buah mangrove menjadi sirup, seluruh mahasiswa baru aktif memberikan kontribusinya dalam kelompok. Mulai dari mengupas dan membersihkan buah, memotong, menghaluskan, selanjutnya memasak hingga menjadi sirup yang siap dikonsumsi. Sirup yang dihasilkan memiliki tampilan warna kecoklatan dengan perpaduan rasa manis dan asam yang khas.




