Surabaya “ Kegiatan penutupan Jaladhi 2025, yaitu ospek Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 51¶¯Âþ yang berada di bawah naungan Kementerian PSDM BEM FPK, resmi digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025 yang berlokasi di lapangan Fakultas Perikanan dan Kelautan. Acara berlangsung meriah dengan berbagai agenda menarik, mulai dari expo, penampilan, peresmian nama angkatan mahasiswa baru, hingga kegiatan kebersamaan berupa mancing dan bakar-bakar. Jaladhi yang sejak awal dirancang sebagai wadah pengenalan kampus dengan suasana menyenangkan ini mendapat sambutan positif dari mahasiswa baru angkatan 2025.
Pada sesi expo, setiap program studi menampilkan karya unggulan mereka. Kelompok-kelompok yang berasal dari program studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) menghadirkan produk minuman dengan tambahan sirup mangrove yang mereka buat sendiri, sementara kelompok mahasiswa baru dari prodi Akuakultur menampilkan expo aquascape yang menarik perhatian. Tidak hanya menampilkan produk unggulan, setiap kelompok juga membuat poster tentang produk dan mempresentasikannya kepada pengunjung expo. Expo ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta Presiden BEM FPK Unair, sehingga suasana semakin meriah dan interaktif. Selain itu, penghargaan diberikan kepada stand terbaik dalam beberapa kategori. Kategori stand terkreatif diraih oleh kelompok Pantai Nihiwatu (THP) dan kelompok Staphylococcus (Akuakultur). Adapun stand terinformatif jatuh kepada kelompok Pantai Ngurtafur (THP) serta kelompok Lactobacillus (Akuakultur). Adapun untuk Jaladhi sendiri terdapat kategori dengan kelompok terkompak yaitu Rajungan Bintang (Portunus sanguinolentus) dan Geleteng Pasir (Ocypode kuhlii). Sementara itu ada kategori kelompok terkocak yaitu Kepiting Merah (Scylla olivacea) dan kategori kelompok terlemot yaitu Udang Vaname (Litopenaeus vanamee)
Puncak acara ditandai dengan peresmian nama angkatan mahasiswa baru 2025 yang secara resmi menggunakan nama EXOCUS, yang berarti œikan terbang. Filosofi ini dipilih dengan harapan angkatan 2025 mampu tumbuh, berproses tinggi, dan menembus batas seperti ikan terbang yang melesat hingga cakrawala. Sesuai dengan konsep yang fun dan penuh kebersamaan, penutupan Jaladhi 2025 bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa baru. Jaladhi 2025 berhasil mencerminkan kegiatan yang berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat antusias dari panitia maupun peserta. Secara keseluruhan, Jaladhi 2025 telah menjadi pintu awal bagi maba untuk mengenal lebih dekat Fakultas Perikanan dan Kelautan, membangun semangat berorganisasi, menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap almamater, sekaligus wadah pengembangan diri. Dengan adanya berita acara ini, menandakan bahwa rangkaian Jaladhi 2025 resmi berakhir. Harapannya, Jaladhi di tahun berikutnya dapat terus menghadirkan pengalaman yang lebih inovatif, bermanfaat, dan menyenangkan bagi generasi mahasiswa baru selanjutnya.




