馃悷 EXOCUS: Nama Angkatan Baru Maba FPK UNAIR 2025
Puncak acara penutupan Jaladhi 2025 ditandai dengan peresmian nama angkatan mahasiswa baru Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR. Tahun ini, mahasiswa angkatan 2025 resmi menyandang nama EXOCUS, yang diambil dari istilah ikan terbang.
Pemilihan nama ini bukan tanpa alasan. EXOCUS melambangkan semangat tinggi, keberanian, dan kemampuan menembus batas, sebagaimana ikan terbang yang dapat melesat keluar dari air dan terbang hingga mencapai cakrawala. Filosofi ini menjadi harapan agar mahasiswa baru UNAIR angkatan 2025 tidak hanya berproses di dalam kampus, tetapi juga mampu berkiprah luas hingga ke kancah nasional maupun internasional.
鉁 Filosofi di Balik Nama EXOCUS
Menurut panitia Jaladhi 2025, penentuan nama angkatan adalah bagian penting dalam tradisi FPK UNAIR. Nama tersebut bukan sekadar identitas, tetapi juga motivasi yang akan melekat sepanjang perjalanan akademik dan organisasi mahasiswa.
Dengan nama EXOCUS, mahasiswa baru diharapkan:
-
Berani berproses: Menjalani setiap fase perkuliahan dengan semangat belajar tinggi.
-
Melebihi batas: Berani berinovasi dan melampaui ekspektasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
-
Menjaga kebersamaan: Solid sebagai satu angkatan, sehingga mampu tumbuh bersama.
-
Bangga pada almamater: Menjadi representasi positif Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR.
馃帳 Sambutan Penuh Makna
Peresmian nama EXOCUS dilakukan secara simbolis dengan penyerahan bendera angkatan oleh perwakilan panitia kepada mahasiswa baru. Dalam sambutannya, Presiden BEM FPK UNAIR menyampaikan bahwa EXOCUS adalah simbol keberanian mahasiswa baru untuk menggapai mimpi.
“Ikan terbang adalah simbol bahwa mahasiswa baru tidak boleh takut untuk melesat tinggi. Harapannya, EXOCUS akan menjadi angkatan yang membawa harum nama FPK UNAIR di berbagai bidang,” ujarnya.
馃敆 Lanjut ke Part 3
鉃★笍
猬咃笍
Saran Internal Link:
-
Artikel terkait:
Alt text gambar:
-
“Peresmian nama angkatan EXOCUS Jaladhi 2025 UNAIR”
-
“Presiden BEM FPK UNAIR memberikan sambutan penutupan Jaladhi 2025”




