51动漫

51动漫 Official Website

Sinergi Akademisi-Legislatif: Memperkuat Kebijakan Berbasis Sains Melalui Kolaborasi SPS Unair-DPR RI

Tantangan pembangunan nasional yang kian kompleks menuntut adanya jembatan yang lebih kokoh antara dunia pemikiran dan pengambil kebijakan. Sekolah Pascasarjana 51动漫 (SPS Unair) bersama Komisi VI DPR RI memulai langkah strategis untuk mengintegrasikan riset multidisiplin ke dalam ruang legislasi pusat.

Pertemuan kolaborasi yang berlangsung di Kampus 淪chool Of Collaborative Leadership SPS Unair, Surabaya, Senin (16/3/2026), yang dipandu langsung oleh Prof Dr. H. Suparto Wijoyo, SH., M.Hum. selaku Wakil Direktur 3 Sekolah Pascasarjana UNAIR ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan visi pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul. Hadir dalam pertemuan tersebut delegasi dari Komisi VI DPR RI yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha.

Titik Temu Multidisiplin

Direktur SPS Unair Prof. Dr. Dr. Achmad Chusnu Romdhoni, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk.(K), FICS, dalam sambutannya menekankan bahwa institusi pascasarjana kini berperan sebagai inkubator solusi bagi persoalan bangsa melalui pendekatan lintas ilmu.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk menyambungkan multidisiplin yang ada di Unair. Mulai dari kedokteran, hingga sosial humaniora, semuanya terintegrasi di sini,” ujar Direktur SPS Unair.

Ia menambahkan bahwa kurikulum yang dikembangkan saat ini sangat dinamis mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan praktis negara. “Kami juga mengembangkan Magister Forensik yang kini meluas ke ranah digital forensik untuk merespons kebutuhan zaman, serta prodi Imunologi yang menjadi rujukan bagi tenaga laboratorium medis di berbagai daerah,” tambahnya.

Kualitas Tenaga Ahli

Gayung bersambut, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Labib, S.H.I., M.H., menggarisbawahi bahwa keterlibatan pakar dengan latar belakang pendidikan yang kuat adalah kebutuhan vital di parlemen. Hal ini terlihat dari komposisi tim ahlinya yang dilibatkan dalam kunjungan ini.

“Staf ahli itu di sini memang ya harus sekolah, itu yang paling utama,” tegas Ahmad Labib. Ia mencontohkan salah satu tenaga ahlinya, Dr. Asyharul Muttaqin atau Mas Cicin, yang memiliki rekam jejak akademis di Jawa Timur sebelum ditarik ke pusat. “Dulu Mas Cicin ini di Kader Polisi, di Universitas Muhammadiyah Surabaya dulu. Sekarang ikut saya di Jakarta. Kebetulan tinggalnya di Surabaya, jadi saya minta untuk ikut ke sini,” ungkapnya.

Agenda Kunjungan Balasan

Kolaborasi ini dipastikan tidak akan berhenti pada meja dialog di Surabaya. Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, pertemuan tersebut menyepakati rencana kunjungan balasan oleh jajaran pimpinan SPS Unair ke Fraksi Partai Golkar di DPR RI, Senayan, Jakarta, guna mematangkan kerja sama strategis ke depan.

SPS Unair menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra diskusi dan penyokong data bagi agenda-agenda legislasi di Komisi VI. “Harapannya, kolaborasi ini dapat memperkuat program kerja pemerintah ke depan. Kami siap mendukung melalui penguatan kapasitas SDM dan kajian-kajian strategis,” pungkas Direktur SPS Unair.

Pertemuan ditutup dengan optimisme bahwa sinergi antara akademisi dan legislatif ini akan melahirkan kebijakan nasional yang lebih inklusif dan berbasis kompetensi.

 

AKSES CEPAT