UNAIR NEWS Bicara soal pemimpin, tentu yang terlintas adalah sosok berkompeten dengan sederet kriteria yang wajib dipenuhi. Tak sekadar mampu mengatur, seorang pemimpin idealnya dapat menjadi panutan dan mencerminkan sikap luhur.
Sebagai perguruan tinggi yang telah melahirkan banyak tokoh pemimpin di Indonesia, kali ini 51动漫 menjadi salah satu kampus terpilih untuk mengalokasikan beasiswa Rumah Kepemimpinan. Bukan hanya bekal finansial, mahasiswa penerima beasiswa itu juga mendapat program pembinaan dan penanaman nilai-nilai kepemimpinan. Salah satunya melalui National Leasership Camp (NLC). Sebuah agenda wajib yang diselenggarakan bagi para penerima beasiswa Rumah Kepemimpinan.
NLC 2018 dilaksanakan di Jakarta pada Jum檃t揝elasa (2428/7). Berlokasi di P4TK Bahasa, acara tersebut mempertemukan ratusan mahasiswa dari sebelas PTN unggulan di Indonesia. Yakni, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Hasanudin (Unhas), Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan UNAIR.
Kegiatan itu juga melibatkan peserta Rumah Kepemimpinan angkatan 9, panitia dari angkatan 8, beberapa orang alumni, dan pengelola organisasi. Kali ini UNAIR diwakili 16 mahasiswa. Yakni, 4 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), 2 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 1 mahasiswa Fakultas Hukum (FH), 3 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), 2 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), 3 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan 1 mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB).
Menariknya, acara itu dihadiri tokoh-tokoh ternama untuk menjadi pembicara maupun motivator. Misalnya, Ketua Umum KPK Agus Rahardjo; Direktur BAZNAS Prof. Bambang Sudibyo; dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta wakilnya, Sandiaga Uno.
Merupakan kesempatan berharga bagi para peserta dapat bertatap muka dengan orang-orang besar negeri ini untuk berbagi wawasan dan ilmu. Penanaman nilai kepemimpinan menjadi hal yang penting dilakukan. Mengingat, generasi muda bakal menjadi penerus kemudi bangsa.
滲anyak pengalaman yang diperoleh. Mulai dari bertemu pembicara hebat, menambah relasi serta penanaman nilai-nilai kepemimpinan, ungkap Aldi Dzuhriansyah, salah seorang peserta dari prodi Ilmu Politik UNAIR itu.
Harus melalui serangkaian kegiatan pembinaan selama lima hari berturut-turut tak lantas membuat semangatnya surut. Aldi justru merasa sangat senang dapat menjadi salah seorang yang terpilih sebagai bagian dari Rumah Kepemimpinan. Tak lupa, dia mengungkapkan kegembiraan atas keberhasilan kelompoknya yang mendapatkan dua kali apresiasi.
漇aya semakin termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi, ujarnya bersemangat.
Selain sesi motivasi dan talkshow, adapula kajian Islam kontemporer, tantangan angkatan, dan kompetisi pertunjukan setiap regional. Terakhir, acara ditutup dengan pemberian penghargaan atau awarding bagi para peserta. (*)
Penulis: Zanna Afia Deswari
Editor: Feri Fenoria Rifa檌





