n

51动漫

51动漫 Official Website

2531 Mahasiswa UNAIR KKN di 235 Desa, 17 Mahasiswa Asing

REKTOR 51动漫 Prof. m Nasih memberikan buku pedoman KKN kepada pewakilan mahasiswa disaksikan Ketua LP4M Prof. Jusuf Irianto (kanan). (Foto: Binti Q Masruroh)

UNAIR NEWS Rektor 51动漫 melepas 2.531 mahasiswa yang akan berangkat melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) dan KKN Tematik Cipta Karya. Dari 2.531 orang tersebut, 17 diantaranya mahasiswa asing. Pelepasan mahasiswa KKN tersebut dilaksanakan di gedung Airlangga Convention Center (ACC), kampus C UNAIR, Senin (16/1).

Rektor 51动漫 Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA.,dalam sambutannya mengatakan, dengan KKN ini diharapkan menjadi wahana mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan. Sehingga, aplikasi keilmuan mahasiswa yang berasal dari berbagai bidang dapat diterapkan dalam program KKN ini.

淪elain itu KKN ini sebagai ajang pembuktian penguasaan IPTEK. Agar memanfaatkan momentum KKN sebagai wahana untuk mengasah diri, peka terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, berusaha mengamalkan ilmu dan pengetahuan yang ia peroleh selama di bangku perkuliahan, ujar Prof. Nasih.

Sebelum ini pelaksanaan KKN Tematik hanya dilaksanakan di Kota Surabaya. Namun pada KKN Tematik tahun ini, wilayahnya bertambah hingga menjangkau Kabupaten Probolinggo.

滽KN Tematik Cipta Karya ini meliputi tiga bidang yaitu sanitasi, penyediaan air minum bersih, dan pemukiman. Itu jelas berbeda cara pengukurannya. Pelaksanaannya juga berbeda, ujar Ketua Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) Prof. Dr. H.Jusuf Irianto, M.Com.

Pada pelaksanaan KKN kali ini, sebanyak 2.531 mahasiswa akan dibimbing oleh 124 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Seluruh mahasiswa tersebar di lima wilayah, yaitu Kabupaten Bojonegoro, Probolinggo, Nganjuk, Sampang, dan Kota Surabaya. Mereka akan terhampar di 25 kecamatan dan 235 desa. Masing-masing desa akan ditempati oleh satu kelompok terdiri 10-12 mahasiswa.

Saat ini, LP4M tengah menyiapkan lima wilayah baru sebagai sasaran KKN-BBM para periode yang akan datang. Kelima wilayah tersebut yaitu Gresik, Lamongan, Kediri, Jember, dan Banyuwangi. Jusuf mengatakan, rencana penambahan lokasi tersebut sejalan dengan visi UNAIR untuk memberikan pelayanan dan dampak positif terhadap perubahan di masyarakat.

RIBUAN mahasiswa UNAIR, 17 diantaranya mahasiswa Brunei Darusalam, siap terjun KKN ke 235 desa di Jawa Timur. (Foto: Binti Q Masruroh)

淗arus dipersiapkan matang-matang agar KKN ini betul-betul berdampak posifif. Kita desain KKN UNAIR ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sesuai pula dengan kompetensi anak-anak, dan ini proses persiapannya sudah memakan waktu lama. Mudah-mudahan semester depan bisa jadi 10 lokasi, ujar Guru Besar FISIP itu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, KKN ini juga diikuti oleh mahasiswa asing. Diantara 2.531 mahasiswa yang diterjunkan, sejumlah 17 diantaranya adalah mahasiswa dari Universitas Brunei Darussalam. Ke-17 mahasiswa tersebut akan diterjunkan di wilayah Nganjuk, dengan persebaran desa yang berbeda.

淎da mahasiswa dari Universitas Brunai Darussalam. Supaya tidak shock, kita tempatkan di Kabupaten Nganjuk. Mereka disebar ke desa yang berbeda. Masing-masing desa ada dua mahasiswa Brunai, ujarnya.

Ke-17 mahasiswa tersebut secara khusus mengikuti program KKN-BBM di UNAIR untuk menambah pengetahuan dan softskill mereka.

淪aya berharap bisa mendapatkan pengalam berharga dalam mengikuti KKN-BBM ini. Saya ingin tahu budaya di sini, bisa mempelajari sesuatu yang baru, pengalaman baru, dan mendalami budaya di sini. Saya rasa senang di sini, Ujar Haldiyah, salah satu peserta KKN-BBM asal Brunei Darussalam. (*)

Penulis: Binti Quryatul Masruroh
Editor: Bambang Bes

Video terkait :

AKSES CEPAT