UNAIRNEWS – 51动漫 (UNAIR) terus memperkuat langkah internasionalisasinya melalui kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing pada Senin (20/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, delegasi UNAIR yang dipimpin oleh Rektor, Prof Dr Muhammad Madyan, SE MSi MFin, disambut oleh Deputy Chief of Mission Parulian Silalahi serta Atase Pendidikan Puspita Lestari. Pertemuan berlangsung hangat dengan fokus pada penguatan peran KBRI dalam mendukung ekspansi jejaring internasional UNAIR di Tiongkok. KBRI Beijing menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi UNAIR dalam membangun koneksi yang lebih luas, baik dengan institusi pendidikan maupun mitra industri potensial, khususnya dalam pengembangan riset kolaboratif.
Selain itu, KBRI juga membuka peluang bagi UNAIR untuk terlibat dalam berbagai kegiatan strategis, termasuk partisipasi dalam pameran pendidikan yang akan diselenggarakan pada November mendatang. Kegiatan tersebut harapannya dapat meningkatkan visibilitas UNAIR di kancah internasional, khususnya di Tiongkok.
Kunjungan ini dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok, terutama melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi mitra strategis. UNAIR juga didorong untuk memanfaatkan potensi diaspora Tiongkok di Surabaya sebagai jembatan dalam membangun koneksi yang lebih luas dengan berbagai institusi di Tiongkok.
Dalam diskusi, turut dibahas sejumlah peluang pengembangan kerja sama, antara lain penjajakan kolaborasi Fakultas Kedokteran Hewan dengan mitra di Inner Mongolia, dan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk perekrutan staf dengan kompetensi bahasa Mandarin guna mendukung komunikasi dan kerja sama internasional.
Melalui sinergi dengan KBRI Beijing, UNAIR semakin optimistis dapat memperluas jejaring globalnya, sekaligus memperkuat kontribusi dalam pengembangan pendidikan, riset, dan kolaborasi internasional yang berdampak.
Editor: Khefti Al Mawalia





