UNAIR NEWS Sebagai program kerja tahunan dari Departemen PSDM Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), SEHAT 2018, sebagai program kaderisasi mahasiswa baru FKM akan dilaksanakan pada tanggal 9 hingga 11 Agustus 2018. Sebanyak 370 mahasiswa baru yang terdiri dari 322 mahasiswa FKM UNAIR Surabaya dan 48 mahasiswa FKM PSDKU UNAIR Banyuwangi menjadi peserta kaderisasi tersebut.
Maghfira Alif Fadilla, Ketua SEHAT 2018 menjelaskan, rangkaian acara SEHAT tahun ini tidak berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, terdapat penghapusan agenda basecamp dan diganti menjadi PK (Pendamping Kelompok) Time yang diberi nama Sherina yang juga berfokus pada pemberian materi Etika dan Tata Krama dalam Kehidupan Kampus.
淪ebagai pengganti adanya basecamp, maka kami berupaya agar 90 menit waktu untuk PK Time dapat diselipkan dalam rundown kegiatan SEHAT 2018 ini, jelas mahasiswa yang biasa dipanggil Fira tersebut.
PK Time sendiri merupakan waktu bagi mahasiswa baru (maba) dapat mendiskusikan tugasnya bersama PK mereka masing-masing. Agenda tersebut ada karena panitia acara tersebut tidak ingin hanya memberikan tugas namun juga memberikan pendampingan kepada mahasiswa baru untuk memudahkan mereka.
Selain itu, lanjut Fira, dalam kegiatan kaderisasi tersebut, selain memberikan materi terkait dunia perkuliahan oleh dosen ataupun pemateri lainnya kepada mahasiswa baru, panitia juga mengagendakan adanya SAFARI Fakultas. Harapannya, agar mahasiswa baru menjadi lebih tahu ada apa saja di fakultas mereka.
淒alam SAFARI Fakultas tersebut, kami akan mengajak mahasiswa baru untuk mengengelilingi seluruh lantai di gedung FKM ini. Hal tersebut bertujuan untuk lebih mengenalkan mereka tentang apa saja yang ada di FKM. Selain itu, kegiatan tersebut pasti juga akan sangat membantu mereka ketika perkuliahan sudah aktif, jelas Fira yang juga mahasiswa jurusan ilmu gizi angkatan 2016 tersebut.
Persiapan kegiatan yang sudah dilakukan sejak Februari tersebut tidak lantas berjalan dengan lancar begitu saja, menurut Fira, terdapat beberapa kendala yang dialami panitia selama persiapan. Beberapa diantaranya adalah ditiadakannya basecamp untuk kemudian diganti menjadi PK Time dan perubahan jadwal yang awalnya program kaderisasi FKM diberi waktu 3 hari menjadi 2 hari, sehingga panitia harus merombak rundown dan terpaksa harus menambah setengah hari lagi dari dua hari yang diberikan.
Penulis: Galuh Mega Kurnia
Editor: Nuri Hermawan





