51动漫

51动漫 Official Website

41 Mahasiswa PKL Kesmas UNAIR Banyuwangi Diberangkatkan

SEBANYAK 41 mahasiswa Kesehatan Masyarakat Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) 51动漫 di Banyuwangi, Senin (2/7). (Foto: Istimewa)
SEBANYAK 41 mahasiswa Kesehatan Masyarakat Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) 51动漫 di Banyuwangi, Senin (2/7). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) PSDKU 51动漫 di Banyuwangi memberangkatkan 41 mahasiswa untuk melaksanakan PKL (Praktik Kerja Lapangan) pada Senin (2/7). Mereka merupakan mahasiswa semester VII.

Koordinator PKL Jayanti Dian Eka Sari, S.KM., M.Kes., menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan yang tahun kedua digelar. Lokasinya juga masih sama dengan tahun sebelumnya. Yakni diadakan di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

漈epatnya di empat desa. Desa Telemung, Desa Pesucen, Desa Klatak, dan Desa Bulusan, ujarnya.

Kegiatan serupa dilaksanakan Prodi Kesmas UNAIR di kampus utama. Yakni, di Kabupaten Probolinggo.

Sementara itu, Kepala Prodi Kesmas PSDKU UNAIR di Banyuwangi Moh. Zainal Fatah mengungkapkan bahwa secara keseluruhan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) memberangkatkan lebih dari 200 mahasiswa untuk PKL pada Juli揂gustus. Baik yang dari FKM Surabaya maupun dari FKM PSDKU UNAIR Banyuwangi. Mereka merupakan mahasiswa semester VII.

淢asing-masing kelompok terdiri atas sepuluh mahasiswa. Secara khusus, mereka menggali masalah kesehatan yang ada di wilayah yang ditempatinya, katanya.

滿ereka juga melakukan kerja sama dengan pihak desa dan puskesmas setempat untuk menyusun program intervensi pemecahan masalah, tambah Zainal.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 35 hari. Yakni, terhitung mulai pemberangkatan pada Senin (2/7) sampai penutupan pada Selasa (7/8).

Di sisi lain, Septa Indra Puspikawati, S.KM., M.Ph., salah seorang dosen pendamping menyampaikan bahwa di setiap desa, para peserta didampingi dua dosen. Kedua dosen berperan menjadi doesn pendamping lapangan (DPL). Selain itu, turut mendampingi peserta, yakni seorang pembimbing dari instansi kelurahan dan satu orang dari puskesmas. Dengan begitu, total setiap tim didampingi empat pembimbing.

淭ahun kemarin, program dari mahasiswa cukup berhasil memberikan intervensi kepada masyarakat dan mendapat apresiasi menarik dari pihak puskesmas setempat, sebutnya.

滵engan PKL ini, harapannya, semoga tahun ini bisa semakin baik lagi, imbuh Septa. (*)

Penulis: Siti Mufaidah

Editor: Feri Fenoria Rifai

AKSES CEPAT