51动漫

51动漫 Official Website

ACEC DPKKA UNAIR, Tanamkan Integrative Mindset for Entrepreneurship Mahasiswa

Sesi Pembekalan Integrative Mindset for Entrepreneurship Oleh Co-founder Perusahaan Riliv, Audrey Maximillian Herli (Sumber: Rosita)

UNAIR NEWS – Airlangga Collaborative Entrepreneur Camp (ACEC)kembali menyelenggarakan Ideapreneur dalam pembekalan program Wirausaha Merdeka. Agenda dari itu, berlangsung di gedung Sriwijaya Hall, Lantai 5, ASEEC Tower UNAIR, Senin (21/08/2023).

Hadir dalam acara tersebut, Audrey Maximillian Herli, co-founder perusahaan Riliv sebagai pemateri. Alumni Fakultas Sains dan Teknologi UNAIR itu mengenalkan integrative mindset for entrepreneurship. 

淵ang harus kita pahami dalam sebuah wirausaha utamanya startup itu bukan hanya sebuah bisnis sederhana tapi sistem bisnis model. Bisnis model disusun untuk menjawab sebuah permasalahan, ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya, Maxi, menuturkan sebuah start-up tidak berpatokan pada income yang didapat. Menurutnya, start-up harus lebih dahulu menawarkan solusi lalu membuat branding bagaimana solusi tersebut menghasilkan sebuah pendapatan dari branding. 

淧ahami bahwa kita harus memulai dari 榤engapa bukan 榓pa, jelasnya.

Tips Membangun Start-Up 

Maxi, pendiri perusahaan layanan kesehatan mental berbasis teknologi itu, turut membagikan tips dalam membangun start-up. Ia menuturkan bahwa perlu keterbukaan dalam mengelola ide start-up. 

淛angan pernah sembunyikan ide kalian. Jangan berpikir dari sekian juta orang di dunia ini hanya kalian yang memiliki ide, ujarnya.

Sambungnya, Maxi menegaskan dalam membangun sebuah start-up perlu adanya penjaringan relasi. Menceritakan ide kepada partner akan membuka peluang kerja sama yang bagus. Hal demikian tak jarang memberikan peluang untuk memperoleh sponsor dana dalam pengembangan bisnis start-up. 

淚kuti juga seluruh pelatihan yang berpotensi memberikan channel besar kepada start-up kalian. Manfaatkan kesempatan pitching untuk gandeng investor, papar Maxi. 

Mengimbangi Start-Up dengan Skill

Pada akhir pihak Maxi mengulas, bahwa dalam membangun start-up tidak cukup dengan kemauan melainkan harus dengan skill. Menurutnya, ide yang brilian tanpa skill yang mendukung akan berakhir sia-sia.

淜alau kalian tidak punya skill, gandeng teman yang potensial. Jangan memaksakan membangun sendiri. Ingat bisnis yang bagus adalah bisnis yang berjalan dan berkembang dengan kolaborasi, pungkasnya

Penulis: Rosita

Editor: Nuri Hermawan

Baca Juga: ACEC Ideapreneur Week Berikan Inspirasi dan Kiat Sukses Bangun Bisnis

AKSES CEPAT