51动漫 (UNAIR) terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa, terutama kemampuan wirausaha. AcSES mewujudkan upaya tersebut melalui kegiatan Kelompok Belajar (KEJAR) Business Plan Eksternal pada Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan ilmu pengetahuan dan dasar berbisnis, serta meningkatkan motivasi berwirausaha kepada mahasiswa sebagai calon wirausaha di masa depan.
Kegiatan Kejar BP Eksternal bertajuk Build It Like a Pro Agency with The Winning Within Strategy dan berlangsung secara luring di Aula Soepoyo Gedung FEB, Kampus Dharmawangsa-B. Dalam sambutannya, Cynthia Saphira Puteri selaku ketua panitia menekankan pentingnya menyusun strategi sejak dini untuk menghadapi persaingan yang semakin luas.听
淜egiatan ini kami selenggarakan untuk memberikan wadah edukatif yang dapat menambah wawasan serta memperkuat kompetensi mahasiswa di dunia kewirausahaan. Di era teknologi seperti saat ini, kreativitas, inovasi, dan kemampuan menyusun strategi adalah kunci penting untuk menghadapi persaingan yang semakin luas. Kami berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu membangun mentalitas wirausaha yang adaptif, inovatif, dan kompetitif, ujar Cynthia.
Menyusun Strategi Bisnis
Kejar BP Eksternal menghadirkan Riyanto selaku pemateri. Riyanto merupakan penerima pendanaan Program Pembinaan Kreativitas Mahasiswa (P2MW) pada tahun 2023 hingga 2024. Pada sesi materi, Riyanto memaparkan berbagai sumber pendanaan yang dapat mahasiswa coba untuk memulai bisnis. Riyanto menyebut bahwa ada kesempatan untuk menerima pendanaan melaluidana hibah dari pemerintah, pendanaan dari perusahaan, bahkan dari hadiah mengikuti lomba business plan.听
Menurut Riyanto, membangun bisnis tidak bisa secara instan. Mahasiswa harus memiliki manajemen waktu yang baik sehingga dapat menyeimbangkan antara belajar dan bisnis yang mereka rintis. Riyanto menyampaikan jika manajemen waktu mahasiswa buruk, akan beresiko pada penurunan IPK bahkan putus kuliah.
淏anyak mahasiswa berpikir bisnis itu instan. Padahal, yang paling sulit adalah manajemen waktu. Jika tidak diatur dengan baik, kuliah bisa terbengkalai. Selain itu, siap-siap menghadapi kegagalan karena bisnis tidak selalu berjalan sesuai rencana. Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan alasan berhenti, tegas Riyanto.
Selain itu, Riyanto menyoroti pentingnya mencari partner dan mentor dengan visi yang sama. Partner diperlukan agar bisnis dapat berkembang lebih cepat, sementara mentor dapat memberikan arahan sesuai dengan pengalaman mereka. Dengan kombinasi partner dan mentor yang baik, bisnis akan lebih terarah serta peluang sukses lebih besar.
Eksekusi Bisnis bagi Wirausaha Muda
Dalam menciptakan bisnis, Riyanto menyampaikan inovasi ide dapat diperoleh dengan mengamati permasalahan sekitar, mengikuti tren dan berita terkini dan memodifikasi konsep bisnis yang sudah ada. Riyanto memberikan contoh maraknya kasus pencurian motor di Surabaya yang menciptakan peluang bisnis produk pengaman motor secara otomatis.
淏anyak orang berhenti di tahap ide. Padahal ide itu mudah didapat, yang sulit adalah eksekusi. Tanpa keberanian memulai, ide akan tetap jadi angan-angan, ungkap Riyanto.
Riyanto menambahkan pentingnya membuat proposal untuk menganalisis target pasar, mengidentifikasi kompetitor, dan membuat proyeksi keuangan. Melalui pembuatan proposal dapat membantu dalam mencari pendanaan dan perencanaan bisnis secara optimal.听
Penulis: Kania Khansanadhifa Kallista
Editor: Ragil Kukuh Imanto





