UNAIR NEWS – Airlangga Forum of Public Administration (AFTA) sukse menggelar webinar pada Sabtu (26/07/25). Webinar itu bertajuk Refining Our Thoughts: Penyempurnaan Karya Tulis Menuju Naskah yang Tajam, Koheren, dan Siap Terbit dan memiliki mata acara utama berupa Writing Class. Sejumlah 51 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia mengikuti webinar yang berlangsung secara daring melalui zoom meeting itu.
Langkah Awal Sebelum Memulai
Webinar itu mengundang Parlaungan Iffah Nasution SIAN MPA dosen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) 51动漫 (UNAIR). Kegiatan itu bertujuan untuk mendorong penyempurnaan pemahaman dasar dan teknis penulisan karya tulis ilmiah oleh mahasiswa, sehingga naskah yang dihasilkan tajam, koheren, dan siap terbit di laman publikasi terindeks.
Ketua Pelaksana Airlangga Forum of Public Administration, Vaneza Ika menyampaikan sambutannya. Ia menyampaikan bahwa kemampuan menulis sangatlah penting dalam kehidupan, khususnya sebagai civitas akademika. Menurutnya, menulis adalah keterampilan yang tidak hanya berguna untuk menuangkan gagasan, tetapi juga untuk membentuk cara berpikir, bahkan memberikan pesan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pemahaman Dasar, Bukti Kekuatan Tulisan
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pemahaman dasar mengenai teknik penulisan. Pemahaman dasar itu meliputi: tujuan penulisan akademik, perbedaan antara kalimat pendek dan kalimat panjang, struktur paragraf, teknik tailgating, penulisan esai, hingga pembuatan pendahuluan serta kesimpulan dalam penyusunan karya tulis ilmiah.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta menyinggung peran penting kesimpulan dalam penulisan karya tulis ilmiah. Pemateri menjelaskan bahwa kesimpulan ibarat 渃ermin dari keseluruhan pembahasan. Kesimpulan, lanjutnya, harus mencerminkan intisari dari hasil penelitian yang telah dibahas sebelumnya.
Pemateri juga menekankan agar penulis menghindari membuat kesimpulan tanpa landasan yang jelas atau tidak berhubungan dengan pembahasan. Ia menambahkan bahwa kesimpulan harus disusun berdasarkan fakta dan analisis yang ada dalam penelitian, sehingga dapat memberikan gambaran yang tepat serta meyakinkan bagi pembaca.
Pentingnya Istirahat Sejenak
Parlaungan turut menekankan pentingnya melakukan istirahat sejenak dalam proses penyusunan karya tulis ilmiah. Menurutnya, hal itu penting karena tidak jarang para penulis mengalami kebuntuan ide, bahkan mengalami demotivasi saat tengah mengerjakan karya tulisnya. Ia menyarankan untuk berhenti sejenak jika menemui situasi tersebut demi tercipta karya tulis ilmiah yang berkualitas.
淜alian kalau stuck, coba keluar, untuk refreshing. Jangan memaksa saat membuat karya tulis, dan pastikan saat membuat karya tulis itu tidak mendadak. Karya tulis tidak bisa dibuat mendadak karena sifatnya kompleks, tegasnya.
Penulis: Ahza Riga Falimbani
Editor: Khefti Al Mawalia





