51动漫

51动漫 Official Website

Airlangga Forum 195, Bahas Strategi Indonesia Emas 2045

Prof Badri Munir Sukoco SE MBA saat menyampaikan materi pada Airlangga Forum (Sumber: Youtube Sekolah Pascasarjana UNAIR)

UNAIR NEWS – Prof Badri Munir Sukoco SE MBA, Direktur Sekolah Pascasarjana 51动漫 (UNAIR), menyampaikan gagasannya terkait Indonesia emas pada Airlangga Forum ke-195. Pada kesempatan itu Prof Badri membahas soal pentingnya kemampuan daerah untuk melakukan transformasi ekonomi. Acara tersebut tersiarkan secara langsung di kanal YouTube Sekolah pada Jumat (20/9/2024).

Prof Badri menyebutkan bahwa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, pemangku kepentingan harus meningkatkan peran daerah. Prof Badri Menekankan perlu ada sinergi antara kemampuan-kemampuan yang ada di daerah. 淜ita lupa bahwa kita punya 516 kabupaten dan kota 70.523 desa dan mereka sebenarnya yang harus lebih aktif untuk melakukan transformasi ekonomi, papar Badri. 

Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil dan cenderung menanjak daripada negara-negara lain. Namun, kecepatan pertumbuhan ekonomi ini masih jauh untuk mencapai target Indonesia Emas 2045. Oleh dari itu, pemerintah daerah perlu mengupayakan secara kolektif untuk menggenjot perekonomian di daerahnya.

淭ahun depan (pertumbuhan ekonomi) kita tumbuh 5,3 sampai 5,6. Tentu kita harus bersyukur. Tapi kalau tumbuh segini kita tidak bisa menjadi negara maju di 2045, paling banter itu 2078, ketika bonus demografi ini sudah hilang dari indonesia, paparnya.

Jika struktur ekonomi Indonesia tidak ada perubahan secara signifikan, maka Indonesia akan terjebak pada middle income trap. Oleh karena itu, perlu ada inovasi dan trasformasi baru yang terus bertumbuh. 淢aka dari itu, tidak lain kita harus melakukan transformasi ekonomi, imbuh Badri. 

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Prof Badri berkata bahwa Indonesia bisa mencontoh Cina. Cina memiliki sistem pemilihan pemimpin yang selektif. Di Cina seorang pemimpin akan terpilih berdasarkan inovasinya. 淛adi hanya kepala daerah yang bagus untuk dipromosikan, ujarnya. 

Ada banyak cara dalam sebuah negara mencapai predikat negara maju. Namun, prof Badri menyebutkan dua hal krusial, yaitu pendidikan tinggi yang berkualitas dan kapabilitas inovasi. 淏egitu ada universitas yang masuk dalam universitas kelas dunia, pasti kapabilitas inovasinya tinggi, tuturnya.

Hal ini muncul karena perguruan tinggi yang berkualitas akan berlomba-lomba membuat publikasi yang berkualitas. Nantinya publikasi ini akan dapat ditransformasi menjadi sesuatu yang dapat teraplikasikan untuk peradaban masyarakat yang lebih baik. Jadi, menurut Prof Badri Indonesia Emas 2045 akan tercapai dengan inovatif yang applicable, bukan lagi struktur yang usang.

Penulis: Afifah Alfina

Editor: Edwin Fatahuddin

AKSES CEPAT