51动漫

51动漫 Official Website

Airlangga Forum, Bahas Terkait Membangun Adipura Kencana Nusantara Dari Surabaya

Sesi Diskusi Dalam Airlangga Forum yang ke-123 pada Jum檃t (3/3/2023) (Foto: SS Zoom)

UNAIR NEWS  Sekolah Pascasarjana 51动漫 (UNAIR) menggelar kegiatan rutin mingguan Airlangga Forum. Kegiatan itu telah sampai pada terselenggara hingga sesi ke-123 pada Jumat (3/3/2023). Dalam sesinya yang ke-123 tersebut, Airlangga Forum bertemakan Membangun Adipura Kencana Nusantara Dari Surabaya. 

Dalam acara tersebut, hadir Prof Badri Munir Sukoco SE MBA PhD selaku Direktur Pasca Sarjana UNAIR, Prof Ir Joni Hermana M ScES PhD selaku Pakar lingkungan  ITS, dan Rosa Vivien Ratnawati SH MSc selaku Dirjen Pengelolaan Limbah Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya PSLB3.

Prof Badri dalam sambutanya mengungkapkan bahwa dengan visi maju humanis berkelanjutan dan bergotong royong kota Surabaya. Menurutnya hal yang telah dilakukan wali kota Surabaya dengan menggerakkan semua masyarakat untuk membersihkan lingkungan. Ia juga mengungkapkan kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab tugas dari pelayanan publik tetapi masyarakat umum Surabaya. 

淜ami berharap dengan ekosistem yang baik hal ini sebagaimana membuat kota yang lebih hijau berkelanjutan dan bisa menjadi best practice yang dapat ditularkan ke masing-masing kota yang ada diseluruh Indonesia, tuturnya.

Selanjutnya, kesempatan sesi tersebut, Rosa menjelaskan bahwa terkait dengan penghargaan Adipura Kencana Surabaya terdapat beberapa kriteria yang cukup sulit, bahkan tidak semua kota menjadi nominator adipura itu bisa mendapatkannya. Lebih lanjut, ia mengungkapkan hanya 5 kota yang mendapatkan Adipura kencana yakni Surabaya, Bontang, Bitung, Balikpapan, dan Jepara.

淗al ini merupakan pencapaian luar biasa pada kota surabaya, kami harap dengan adanya pencapaian Adipura Kencana ini agar tetap dijaga secara konsisten, jelas Rosa.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Prof Joni pakar lingkungan ITS menjelaskan bahwa ditinjau dari segi akademik, hal ini merupakan sebuah terobosan yang luar biasa. Pasalnya, sebuah kota dituntut dari awal hingga akhir untuk senantiasa menjaga lingkungan. Hal itu, lanjutnya, tentu juga adanya pengaruh aspek pendekatan masyarakat yang mendukung program kebersihan lingkungan.

Lebih lanjut, Prof Joni juga menjelaskan bahwa Surabaya merupakan satu-satunya kota metropolitan yang mampu mengolah sampah menjadi energi. Hal itu, sambungnya, tentu belum dimiliki oleh kota lainya.

淚ni merupakan sebuah penghargaan yang sangat luar biasa, sebab Surabaya telah lama melakukan pengelolaan sampah dengan baik sejak dulu, hingga dipertahankan saat ini. Kami berharap Surabaya dapat mempertahankan prestasi tersebut, pungkas Prof Joni.

Penulis: Langgeng Widodo

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT