51动漫

51动漫 Official Website

Airlangga Mentoring Room Latih Mahasiswa Belajar Public Speaking di Depan Umum

Potret Abdur Rouf (Kiri), Ario Wibowo (Tengah) , dan Muhammad Hafizh Athari (Kanan) pada Sesi Penyampaian Materi Public Speaking. (Foto: Nafiesa Zahra)
Potret Abdur Rouf (Kiri), Ario Wibowo (Tengah) , dan Muhammad Hafizh Athari (Kanan) pada Sesi Penyampaian Materi Public Speaking. (Foto: Nafiesa Zahra)

UNAIR NEWS Kementerian Riset dan Keilmuan resmi membuka rangkaian Airlangga Mentoring Room (AMR) dengan tema Public Speaking pada Sabtu (16/8/2025) di Gedung Kuliah Bersama Kampus C UNAIR. Lebih dari 100 mahasiswa mengikuti kegiatan perdana ini yang menghadirkan dua pemateri utama dengan fokus pada keterampilan komunikasi persuasif dan elemen dasar public speaking.

Ario Wibowo, Producer News Anchor dan Reporter TVRI mengulas elemen-elemen dasar public speaking yang terdiri dari verbal, vokal, dan visual. Ketiganya, menurut Ario, menjadi kunci agar pesan dapat dipahami dan diingat audiens.

Selain itu, ia menekankan pentingnya persiapan matang, latihan teratur, dan interaksi dengan audiens. Public speaking bukan sekadar keberanian berbicara. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menyampaikan pesan dengan cara yang tepat dan menarik, jelas Ario.

Sementara itu, Muhammad Hafizh Athari atau yang kerap dikenal dengan sapaan Thor, CDMS, CEO & Co-Founder Cakap Berbicara menekankan bahwa komunikasi persuasif tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi bertujuan menggerakkan audiens untuk bertindak.

Ia memperkenalkan tiga pendekatan utama, yaitu Ethos (membangun kredibilitas), Pathos (menyentuh emosi), dan Logos (menawarkan logika yang jelas). Selain itu, Hafizh juga menjelaskan teknik penyusunan pesan sederhana namun memikat, dengan format Masalah Solusi Aksi.

Public speaking harus bisa membujuk audiens, bukan hanya membuat mereka paham. Dengan kombinasi Ethos, Pathos, dan Logos, pesan kita akan lebih mudah dipercaya, dirasakan, dan diikuti, ungkap President Conference & GALA-FOCAL Forum 2023. .

Potret Sesi Klinik Mentoring melalui Pemberian Feedback dari Pemateri (Foto: Nafiesa Zahra)

Usai pemaparan, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk melakukan presentasi mengenai topik public speaking. Setiap kelompok kemudian menerima feedback langsung dari pemateri sebagai bentuk mentoring klinis.

Estherlita Davina selaku Ketua Pelaksana menegaskan bahwa format klinik ini menjadi ciri khas AMR. 淜ami ingin peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mendapat pendampingan praktik. Dengan model ini, mahasiswa bisa langsung belajar dari umpan balik yang diberikan pemateri, ujarnya.

Lebih lanjut, Estherlita Davina menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi awal dari tiga rangkaian AMR yang dirancang sebagai ruang pembinaan mahasiswa. 淎irlangga Mentoring Room hadir sebagai wadah pengembangan diri mahasiswa UNAIR. Harapannya, program ini bisa menumbuhkan kepercayaan diri dan kualitas komunikasi yang bermanfaat bagi masa depan mereka, pungkasnya.

Dengan penekanan pada keterampilan komunikasi persuasif dan elemen dasar public speaking, AMR diharapkan menjadi program unggulan yang mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas komunikasi mahasiswa UNAIR dalam menghadapi tantangan akademik maupun profesional. (*)

Penulis: Nafiesa Zahra

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT