UNAIR NEWS Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) 51动漫 di Banyuwangi gelar Pengabdian Masyarakat melalui Program World Class University (WCU) di hari pertama yang dilaksanakan Jumat, (30/9/2022). Mengusung tema Do it Yourself (DIY) Aquascape acara itu dilaksanakan bersama 12 mahasiswa Hoschule Heilbronn University Germany, dan 3 mahasiswa Universitas Dhyana Pura (UNDIRA) Denpasar, Bali.
Ketua pelaksana Suciyono SPi MP menjelaskan pada sambutan ceremonial WCU hari pertama yang berlangsung di kampus Giri SIKIA UNAIR Banyuwangi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu akan dilaksanakan selama 3 hari; tour SIKIA, PangPang bay, dan field trip Kawah Ijen Banyuwangi.
Suciyono menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini untuk mengenalkan SIKIA di dunia Internasional melalui tour de essential areas of pangpang bay animal aquatic and terrestrial monitoring.
Selain itu, ceremonial berlangsung di ruang utama kampus Giri, dibuka dengan penampilan tari gandrung khas Banyuwangi yang dibawakan oleh 2 mahasiswi akuakultur SIKIA. Selain itu, kegiatan ceremonial diakhiri dengan diberikannya penyematan berupa selendang batik dan udeng khas Banyuwangi oleh Direktur SIKIA UNAIR, Prof Dr Soetojo dr Sp U (K) kepada perwakilan mahasiswa bernama asal Jerman dan Bali, yakni Roena dan Rafael dalam ceremonial WCU.
Suciyono selaku ketua pelaksana menjelaskan, setelah kegiatan ceremonial, mahasiswa WCU juga diberikan pengenalan ikan, praktik Aquascape, dan pengenalan Geopark Ijen Banyuwangi pada hari pertama.
Pengenalan Ikan Lokal dan Endemik
Setelah berakhirnya ceremonial, mahasiswa yang mengikuti kegiatan WCU di SIKIA UNAIR hari pertama tersebut, selanjutnya diberikannya pengenalan ikan lokal dan ikan endemik oleh dosen akuakultur, Arif Habib Fasya SPi MP.
Arif Habib Fasya, menjelaskan bahwa mahasiswa WCU asal Jerman lebih tertarik dengan ikan endemik yang ada di indonesia 渢ernyata mereka juga suka ikan endemik yang ada di indonesia ujarnya, Fasya.
Praktik Aquascape
Praktik menggunakan aquascape yang diberikan Didik dalam versi sederhana, 渘antinya kita akan membuat aquascape versi sederhananya dengan memberikan bekteri terlebih dulu yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan dalam aquascape ujar Didik.
Dalam praktiknya, mahasiswa merasa senang karena dilibatkan dalam kegiatan tersebut. 淚’m happy, because it’s the first time I’ve done it and it’s fun here, because I don’t have one on campus yet, ujar Rafael.
Ijen Geopark Banyuwangi
Suciyono menambahkan Setelah melakukan praktik Aquascape, mahasiswa diarahkan menuju dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten (DISBUDPAR) Banyuwangi dan dijelaskan Ijen Geopark Banyuwangi oleh Dilla selaku staf DISBUDPAR. Menurutnya, antusiasme mahasiswa sangat tinggi karena tertarik dengan destinasi pariwisata yang terdapat di Banyuwangi.
Harapan Setelah Kegiatan WCU
Harapan yang dituturkan Suciyono selaku ketua pelaksana, dapat memberikan dampak bagi mahasiswa SIKIA, UNDIRA, dan Heilbronn University.
淒ampak bagi mahasiswa SIKIA tentu meningkatkan kepercayaan diri karena berkolaborasi langsung dengan mahasiswa asing dan Universitas lain. Bagi mahasiswa undira dan jerman mereka mendapatkan pengetahuan baru terkait beberapa hal diantaranya biodiversitas ikan endemic di Indonesia, pembuatan aquascape, penanaman dan pentingnya kelestarian mangrove dan ijen geopark, selain itu juga mengenal Unair di Banyuwangi, jelasnya.
淭erbangun koneksi dan jejaring dengan universitas di Indonesia dan Internasional, khususnya di bidang tri dharma perguruan tinggi tutupnya.
Berita lain:
Penulis: Midory Autake
Editor: Nuri Hermawan





