51动漫

51动漫 Official Website

ALSA LC UNAIR Sukses Adakan Lomba Debat Hukum untuk Pelajar SMA

UNAIR NEWS Sebagai salah satu badan semi otonom yang bergerak di bidang peningkatan kualitas mahasiswa hukum, ALSA LC UNAIR menemukan sebuah konsep baru tentang lomba debat. Yaitu, memadukan suatu kemampuan untuk berargumentasi dalam suatu forum formal yang mengharuskan peserta merangkum dan merancang argumentasi secara sistematis. Mahasiswa juga harus bisa menyampaikan ke dalam forum dengan tata krama yang formal.

Negara barat seperti Amerika Serikat telah mengakomodasi konsep ini. Para pelajar SMA di Amerika Serikat sudah lebih dahulu mengenal konsep Mock Trial. Ini juga merupakan suatu konsep yang umum untuk dilaksanakan.

Konsep Mock Trial itu adaptasi menjadi program kerja tahunan bernama ALSA Courtlike Debate Championship (ACDC). Tahun ini, ACDC telah memasuki periode ke-14 yang akan diawali dengan kegiatan pre-event pada bulan Mei. Kemudian, lanjut dengan perlombaan pada bulan Agustus dengan peserta pelajar SMA se-Indonesia.

Zahra Febyta Normariandra Atmaja selaku Project Officer ACDC menuturkan program kerja ACDC akan memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk belajar berargumentasi, memberi solusi dalam satu kasus, serta mendapatkan pelajaran tentang hukum. Selain itu, sambungnya, program kerja ACDC juga bertujuan untuk sedikit demi sedikit menumbuhkan rasa kesadaran hukum kepada masyarakat dalam menghadapi arus globalisasi yang senantiasa berkembang.

淎LSA LC UNAIR memperkenalkan disiplin ilmu hukum kepada masyarakat Indonesia melalui para pelajar yang merupakan harapan masa depan bangsa, ujar Zahra ketika diwawancara UNAIR NEWS pada Minggu (22/10/2023).

淢elalui program kerja ini juga, harapannya dapat meningkatkan kesadaran hukum bagi peserta, memberikan dasar pengetahuan hukum kepada peserta, dan mengembangkan serta membekali peserta dengan kemampuan menyelesaikan dan menyampaikan permasalahan, lanjutnya.

Mengenalkan ALSA LC UNAIR

Program kerja ACDC juga sekaligus untuk memperkenalkan ALSA LC UNAIR sebagai salah satu organisasi non-political dan non-governmental yang terus mengabdi kepada bangsa.

Zahra mengaku pengalaman selama mengerjakan program ACDC merupakan pengalaman yang berkesan. Sebab, ini pertama kalinya ia memegang acara besar yang melibatkan pihak luar UNAIR. Ia dapat bertemu dengan banyak peserta dari berbagai SMA. Selain itu, bisa menjalin tali silaturahmi dengan para alumni yang telah bersedia menjadi juri ACDC.

淪aya merasa terhormat karena sudah mendapat kepercayaan untuk memegang program kerja besar. Saya juga berterima kasih karena sudah mendapatkan bantuan dari teman-teman yang bersedia menjadi panitia, ucap Zahra.

Zahra berharap perlombaan ACDC tahun depan dapat mengusung tema yang lebih menarik dan menjangkau lebih banyak SMA-SMA di Indonesia.

淪emoga ACDC yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 dapat lebih baik lagi. Dapat menjangkau banyak sekolah untuk dapat berpartisipasi dalam ajang kompetisi ini. Semakin banyak sekolah yang dijangkau, maka semakin banyak pelajar yang sadar hukum, pungkasnya. (*)

Penulis : Dewi Yugi Arti

Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT