51动漫

51动漫 Official Website

AMAZI Serukan Pencegahan Stunting Dalam Rangka Hari Gizi Nasional

Anisah Firdaus Rahmawati, Alumni Gizi UNAIR dalam webinar AMAZI dengan tajuk 淢P-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting pada Minggu (18/2/2022) (Foto: SS Zoom)

UNAIR NEWS – Asosiasi Mahasiswa Gizi (AMAZI) 51动漫 (UNAIR) melaksanakan webinar dalam rangka merayakan Hari Gizi Nasional ke-64. Kegiatan itu bertajuk 淢P-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting. Webinar terlaksana pada Minggu (18/2/2024) melalui Zoom Meeting. 

AMAZI UNAIR menghadirkan alumni UNAIR, yakni Anisah Firdaus Rahmawati S Gz. Pada kesempatannya, Anisah sebagai ahli gizi  membahas materi mengenai pencegahan stunting dengan protein hewani.

Anisah menjelaskan bahwa kebutuhan anak saat usia 0-6 bulan dapat terpenuhi hanya dengan ASI. Namun, ketika anak sudah berusia lebih dari 6 bulan, ASI tidak dapat mencukupi kebutuhan anak. Sehingga, anak usia 6 bulan memerlukan tambahan makanan, yakni makanan pendamping ASI (MPASI).

Ia juga menjelaskan bahwa terdapat 4 prinsip dalam pemberian MPASI yang harus publik perhatikan. Pasalnya, prinsip itu dapat mempengaruhi kemauan anak untuk makan dan mempengaruhi status gizi pada anak. Pertama, tepat waktu, yakni usia 6 bulan. Hal itu, sambungnya, jika anak terlalu cepat diberikan MPASI takutnya akan berpengaruh pada pencernaan.

淧rinsip kedua adalah adekuat. Artinya, MPASI yang kita berikan harus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan mikronutrien anak,” ujarnya.

Prinsip selanjutnya, aman dan higienis. Anisah mengungkapkan bahwa penyebab tidak langsung dari stunting adalah higienitas. Sehingga, proses persiapan dan pembuatan MPASI harus menggunakan cara, bahan, dan alat yang aman serta higienis.

淛angan sampai kita hanya fokus untuk memberikan makanan yang sehat tapi tidak memperhatikan higienitasnya, tegasnya.

Terakhir, diberikan secara responsif. Artinya, MPASI diberikan secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar atau kenyang dari anak. Baginya, MPASI spesial karena tidak hanya semata-mata memberikan makanan kepada anak saja tetapi juga membentuk bonding dengan ibu atau pemberi makan. 

Terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi 1 jenis protein dapat menurunkan risiko stunting hingga 3,7%. Sehingga,  bila protein yang dikonsumsi semakin beragam atau bervariasi, maka risiko stunting yang diturunkan lebih tinggi. 

淧rotein terdiri atas berbagai asam amino yang berperan sebagai zat pembangun dalam tubuh, proses pertumbuhan, serta fungsi imunitas, tuturnya.

Dengan demikian, protein hewani menjadi sangat penting karena memiliki asam amino yang lebih lengkap untuk proses tumbuh kembang anak. Selain itu, tambahnya, juga protein hewani memiliki bioavailabilitas lebih tinggi atau dapat diserap secara sempurna. Sehingga, kebutuhan di tubuh bisa lebih terpenuhi ketika mengonsumsi protein hewani.

淎dapun beberapa fungsi dari protein hewani. Di antaranya, membangun dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak serta meningkatkan sekresi IGF-1 yang mempengaruhi hormon pertumbuhan. Selain itu, dapat membantu perkembangan otak pada anak dan membentuk antibodi untuk melawan infeksi, ucapnya.

Penulis: Fath Tazkya Ernest Jamila

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT