UNAIR NEWS Rektor (UNAIR) Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak memimpin pengambilan sumpah 87 Pegawai Negeri Sipl (PNS) baru pada Jumat (27/5/2022) di Aula Amerta, Lantai 4, Kantor Manajemen Kampus MERR (C). PNS baru tersebut terdiri atas 84 tenaga pendidik dan 3 tenaga non-kependidikan yang berasal dari fakultas, unit, serta lembaga di UNAIR.
Prof Nasih dalam sambutannya menyampaikan, pengambilan sumpah mengartikan bahwa para pegawai telah sah menjadi bagian dari pemerintah dan NKRI. Para pegawai wajib mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.
淧engambilan sumpah ini mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan NKRI. Tanggung jawab memelihara dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 serta tanggung jawab kesejahteraan rakyat, tuturnya.
Tanggap Hadapi Tantangan
Rektor UNAIR tersebut juga menuturkan bahwa pengambilan sumpah itu merupakan awal, sebab banyak tantangan luar biasa yang menunggu ke depan. Pegawai UNAIR tersebut harus tanggap dalam menghadapi kejadian tidak terduga yang memengaruhi lingkungan dan cara kerja, seperti pandemi covid-19.
Sebagai Universitas terbaik ke 465, Prof Nasih juga mengajak para PNS itu untuk bahu membahu mempertahankan dan meningkatkan posisi. Ia mengungkapkan, posisi tersebut tidak UNAIR dapatkan secara instan.
淐apaian tersebut menunjukkan academic reputation dan employer reputation. Kami mengajak kawan-kawan semua menunjukkan UNAIR memang layak mendapatkan tempat terbaik Top 500 dunia, tukasnya.

Targetkan Capai Top 100 Asia
Prof Nasih juga mengungkapkan, UNAIR kini menduduki posisi 110 se-Asia. Ia mengharapkan, pengambilan sumpah tersebut akan meningkatkan kesempatan dalam mencapai target UNAIR ke depan. Yaitu, masuk ke dalam kampus top 100 Asia.
Rektor UNAIR itu mengajak sivitas akademika UNAIR untuk bekerja keras dalam mewujudkan target tersebut. Menurutnya, cita-cita UNAIR tersebut akan terwujud dengan memperbanyak kolaborasi akademisi, praktisi, dan businessman.
淜ita harus bahu membahu, bersama-sama, bergotong-royong, maka apapun bisa kita raih. Tidak ada halangan yang tidak bisa kita lalui, tegasnya.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) itu juga mengharapkan, kerja sama sivitas akademika tersebut akan menghasilkan lulusan UNAIR yang memiliki nilai maksimal dan mendapat pengakuan di lingkungan bekerja nantinya. (*)
Penulis: Alysa Intan Santika
Editor: Feri Fenoria





