Cara bisnis modern dijalankan sangat bergantung pada teknologi informasi (TI). Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya penelitian dan publikasi tentang adopsi dan implementasi teknologi dalam berbagai konteks. Konsep yang digunakan yaitu arsitektur TI yang fleksibel dan integrasi TI, yang memungkinkan untuk mempertahankan keunggulan kompetitif. Beragamnya sumber daya teknologi yang dikombinasikan dengan infrastruktur TI yang adaptif memungkinkan pertumbuhan teknologi informasi. Namun, berkat asimilasi TI, teknologi informasi dapat dimanfaatkan di dalam dan di luar perusahaan untuk mengoordinasikan aktivitas komersial, termasuk pemasaran, penjualan, pengadaan, transportasi, dan manajemen inventaris.
Teknologi informasi telah berkembang menjadi platform untuk mengelola koneksi bisnis-ke-bisnis. Selain itu, sambil meminimalkan biaya, fleksibilitas dan kesiapan organisasi untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan keadaan ditingkatkan dengan mengintegrasikan sistem TI organisasi mitra. Ketika dianggap sebagai sistem informasi di seluruh perusahaan, teknologi informasi sangat penting dalam manajemen rantai pasokan, sehingga teknologi informasi sangat penting. Secara kolaboratif, para mitra menentukan seberapa banyak sistem yang digunakan. Dengan TI, semua anggota dapat berinteraksi dan bekerja sama. Teknologi informasi memungkinkan pertukaran informasi dan mengurangi dampak buruk awal dari asimetri informasi.
Teknologi informasi memiliki dampak yang menyeluruh terhadap cara perusahaan beroperasi. TI memiliki kontribusi yang signifikan terhadap inovasi logistik di era digitalisasi ini. TI berperan penting dalam modernisasi, yang memengaruhi hampir setiap aspek operasional perusahaan. Setelah munculnya aplikasi pemrosesan data pada tahun 1960-an, sektor korporasi adalah yang pertama mengadopsi TI. The Electronic Data Interchange (EDI), intranet, ekstranet, dan internet adalah metode inovatif yang telah berkembang untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan perdagangan berkat implementasi yang sukses di bidang ini. Mengintegrasikan TI ke dalam ekosistem bisnis berdampak signifikan terhadap interaksi perusahaan, terutama dengan pelanggan, prospek, dan mitra bisnis. Analisis bibliometrik menyediakan kerangka kerja kuantitatif untuk menilai tren riset, menemukan karya-karya penting, dan memetakan aliran pengetahuan dalam industri TI dan logistik.
Meskipun demikian, masih terdapat kekurangan analisis menyeluruh yang menjelaskan tren, sumber penting, dan jaringan kerja sama dalam literatur TI dan logistik, meskipun penekanan pada topik-topik ini semakin meningkat dan pentingnya analisis bibliometrik dalam memahami lanskap keilmuan. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk menutup kesenjangan ini dengan melakukan analisis bibliometrik menyeluruh terhadap publikasi-publikasi terkait TI dan logistik yang terindeks Scopus.
Studi ini secara kritis meninjau artike-artikel yang terbit di jurnal terindeks Scopus untuk mengidentifikasi pola dan temuan dalam bidang studi logistik dan teknologi informasi. Amerika Serikat merupakan contoh yang sangat baik dari sebuah negara yang telah selama beberapa waktu, terus menjadi yang terdepan dalam berkontribusi pada wacana dan penelitian tentang praktik TI dan logistik berkelanjutan. Selain memetakan lanskap penelitian, studi ini memberikan tinjauan yang lebih luas, termasuk informasi tentang penulis berpengaruh, jaringan kolaborasi yang produktif, artikel formatif dan berpengaruh yang memperkaya bidang teknologi dan recycling dalam logistik dan teknologi informasi. Analisis yang diberikan menggarisbawahi istilah-istilah penting seperti information technology, logistics, supply chain, e-commerce, and reverse logistics, yang menarik perhatian pada tema-tema yang berulang kali dikemukakan dan bidang-bidang utama yang mendorong debat akademis dan inovasi dalam praktik TI dan logistik berkelanjutan. Studi ini menunjukkan relevansi kemitraan dan pluralitas inisiatif riset yang mendorong inovasi dan keberlanjutan di bidang logistik dan TI, yang semakin menyoroti nilai yang diciptakan oleh kontribusi terhadap pengetahuan di bidang ini.
Penulis: Prof. Dr. Siti Mas’udah, S.Sos., M.Si.





