51动漫

51动漫 Official Website

Antropologi Sapa Masyarakat Galakkan Isu Kesadaran Lingkungan di Desa Tambakrejo

Kegiatan penanaman tanaman obat keluarga oleh panitia HIMA Antropologi (Foto: Dokumentasi Panitia)

UNAIR NEWS Hima S1 Antropologi 51动漫 sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tambakrejo, Kota Surabaya. Kegiatan itu berlangsung pada Sabtu (12/8/2023) hingga Minggu (13/8/2023). Secara lebih lanjut, pengabdian masyarakat yang bernamakan ASMARA (Antropologi Sapa Masyarakat) tersebut mengusung isu kesadaran lingkungan. 

淎SMARA merupakan program kerja pengabdian masyarakat pertama kali dari HIMA Antropologi. Oleh karena itu, kami ingin mengenalkan antropologi secara lebih dalam kepada masyarakat, terang Vaneta Amelia selaku Ketua Pelaksana ASMARA 2023.

Berdasarkan wawancara kepada tim UNAIR NEWS pada Rabu (16/8/2023), Vaneta mengungkapkan bahwa kegiatan ASMARA tahun ini berfokus kepada isu antropogenik. Istilah antropogenik sendiri bermakna aktivitas manusia yang berpotensi merusak lingkungan. Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat kali ini mengangkat visi untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dalam masyarakat.

淜ami memilih Desa Tambakrejo sebagai tempat pengabdian ASMARA karena mempunyai visi yang sama. Desa ini merupakan desa madani yang sedang berproses untuk meningkatkan kualitas lingkungan mereka, tambah Vaneta.

Pengolahan Limbah dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga

Vaneta menjelaskan, kegiatan ASMARA 2023 melibatkan beberapa pihak antara lain KSH (Kader Surabaya Hebat), warga, dan anak-anak desa setempat. Ia menambahkan, panitia HIMA Antropologi memberikan pemahaman tentang pengolahan limbah kepada anak-anak di hari pertama pengabdian. Menurutnya, anak-anak setempat banyak belajar tentang cara membedakan sampah organik dan anorganik. Selain itu, panitia juga mengajarkan bagaimana mengubah limbah botol menjadi pot tanaman yang bernilai estetika.

淜egiatan ini bertujuan agar anak-anak dapat memahami dampak buruk limbah terhadap lingkungan. Sekaligus, bagaimana mengolah limbah tersebut menjadi barang tepat guna, terangnya.

Selanjutnya, panitia mengadakan kegiatan penanaman tanaman obat keluarga (toga) pada hari kedua pengabdian. Menurut Vaneta, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan asri yang bernilai manfaat di Desa Tambakrejo. Ia menjelaskan bahwa warga beramai-ramai menanam tanaman seperti cabai, kemangi, salam, dan daun dewa. Selain itu, warga juga menanam tanaman buah seperti anggur, jambu, dan markisa. 

淣antinya, tanaman-tanaman ini dapat dimanfaatkan oleh warga desa tersebut. Kami pun bersyukur ketika warga sangat berantusias mengikuti rangkaian kegiatan ASMARA 2023, pungkasnya.

Penulis: Widiasih Fatmarani

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT