51动漫

51动漫 Official Website

Apa yang Harus Dilakukan Jika Ibu Hamil Terpapar Monkeypox?

Dr dr Muhammad Ilham Aldika Akbar SpOG (K) (kiri) dan dr Windy Tiandini SpKJ (kanan) dalam podcast IDI Jatim yang berjudul 淭atalaksana Monkeypox pada Ibu Hamil dan Laktasi.

UNAIR NEWS Monkeypox atau cacar monyet merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh virus monkeypox. Penyakit ini sempat menghebohkan masyarakat saat diumumkan bahwa ada 1 kasus monkeypox yang terkonfirmasi positif pada 20 Agustus 2022 lalu.

Paparan monkeypox dapat terjadi pada berbagai kalangan baik usia anak-anak, muda, hingga tua. Bahkan ibu hamil (bumil) juga punya risiko yang sama untuk terpapar virus ini. Dr dr Muhammad Ilham Aldika Akbar SpOG (K) mengatakan meski belum ada kasus bumil terpapar monkeypox namun masyarakat tetap harus waspada.

淛ika terkena monkeypox efeknya lebih berat khususnya pada ibu hamil dan janin. Sampai saat ini belum ada laporan kasus untuk ibu hamil. Tapi tetap harus waspada, katanya.

Gejala yang dialami oleh bumil tidak jauh berbeda dengan lainnya ketika terpapar monkeypox. Hal ini dapat terjadi jika bumil terjadi kontak dengan kasus terinfeksi monkeypox.

淢asa inkubasinya lima sampai dua puluh satu hari. Baru setelahnya muncul gejala umum infeksi seperti berkeringat, nyeri kepala, nyeri otot, ujarnya. 淪etelah satu sampai tiga hari baru muncul erupsi pada kulit utamanya pada wajah bisa kemerahan atau bercak merah hingga bintilan yang berisi nanah dan bisa pecah, imbuhnya.

Selain hal tersebut, lanjutnya, gejala yang bisa terjadi adalah pembesaran kelenjar getah bening di berbagai area seperti ketiak dan leher.

ilustrasi monkeypox (Sumber: tribunnews.com)

Tercatat dalam literatur bahwa saat ini ada 5 kasus bumil yang terinfeksi virus monkeypox. 淒ari lima kasus yang ada satu bayi lahir dengan selamat, dua mengalami keguguran, dan dua lainnya meninggal di dalam kandungan, terang staf pengajar di Fakultas Kedokteran 51动漫 tersebut.

Perawatan Bumil yang Terpapar Monkeypox

Ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan di rumah jika bumil terpapar monkeypox. Hal itu disampaikan dr Aldi melalui podcast Ikatan Dokter Indonesia Jawa Timur (IDI Jatim) yang berjudul Tatalaksana Monkeypox pada Ibu Hamil dan Laktasi.

Pada podcast tersebut dr Aldi menuturkan bahwa bumil harus menjalani isolasi mandiri jika terpapar virus monkeypox. 淢enghindari kontak erat atau intim, aktivitas seks dengan pasangan sampai dua puluh satu hari atau sampai ada gejala kesembuhan, tuturnya. Gejala kesembuhan yang disebutkan seperti luka cacar yang muncul di kulit sembuh atau bekas luka sudah mulai mengelupas dengan sendirinya hingga tumbuh jaringan baru.

Selanjutnya adalah pemantauan kondisi bumil dan janin secara berkala. 淢isal ada gejala sesak napas atau gerakan janin yang tidak selincah biasanya, terangnya.

Jika terdapat salah satu tanda tersebut atau perdarahan, kram perut, hingga gejala yang memberatkan lain maka segera pergi ke pelayanan kesehatan terdekat. 淛ika ada gejala tersebut segera pergi ke rumah sakit ya. Bumil pakai lengan panjang untuk mengurangi kontak penyebaran dengan lainnya. Jangan lupa pakai masker juga, jelasnya.

Pencegahan Bumil dari Monkeypox

Meski demikian bumil diharapkan tidak cemas berlebihan akan virus ini. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar terhindar dari penyebaran virus monkeypox yaitu menjaga kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat, mengenali gejala-gejala yang ada sehingga bisa ditindaklanjuti dengan cepat, dan menghindari pertemuan dengan publik jika tidak penting. 淛ika ada pertemuan penting tetap bisa keluar ke tempat umum tapi disarankan pakai masker dan baju yang tertutup, pungkasnya. (*)

Penulis: Icha Nur Imami Puspita

Editor: Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT