51动漫

51动漫 Official Website

Atasi Masalah Food Waste, Mahasiswa FEB Raih 1st Runner Up Astra Honda Motor Business Case Competition

Ahmad Insan Kamil bersama timnya saat meraih 1st Runner Up AHM Business Case Competition (22/112025) (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Berhasil memecahkan kasus yang diberikan, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis () 51动漫 (UNAIR) sukses dalam Astra Honda Motor (AHM) Business Case Competition: GEAR 2025. Ahmad Insan Kamil berhasil meraih posisi 1st Runner Up pada grand final yang terselenggara di Menara Astra pada Sabtu (22/112025).

Dari beberapa pilihan topik, Insan bersama timnya memilih pembahasan tentang food waste atau sampah makanan, yang cukup menjadi masalah dalam operasional AHM. Mereka menilai topik tersebut paling mendesak. Hal tersebut berdasarkan pada data yang ditemukan bahwa hampir 40 persen sampah di indonesia berasal dari sampah makanan. 

淏erbagai data lain menekankan urgensi food waste gitu. Misal, food waste itu sampah yang paling tidak bernilai. Kalau sampah plastik, kaca, besi, dan lain-lain itu masih bisa terjual, berbeda dengan food waste, tuturnya.

Insan bersama timnya menganggap bahwa masalah food waste merupakan salah satu masalah yang mudah teratasi daripada masalah lain yang lebih kompleks dalam operasional AHM. Sehingga, solusi yang ia tawarkan berupa inovasi dengan kemudahan dalam penerapannya yang terbagi menjadi tiga hal yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Para juara AHM Business Case Competition (22/112025) (Foto: Istimewa)

Pertama, fokus pada data sebagai fondasi agar tidak mengalami produksi berlebih. Insan mengumpulkan data yang dapat membantu vendor atau tenant kantin dalam memenuhi permintaan harian melalui sistem prasmanan. Selain itu, solusi yang Insan tawarkan juga lengkap dengan inovasi berupa penciptaan ide SmartBin, atau tempat sampah pintar.

Inovasi kedua, fokus pada peningkatan kesadaran konsumen akan sampah makanan. 淪olusi ini aku bagi jadi dua arah, yaitu dari sistem dan kampanye sederhana. Intinya, aku bikin solusi ini tanpa mengubah budaya prasmanan mereka. Karena aku rasa ada sesuatu yang memang AHM suka dengan buffet style, jelasnya.

Solusi ketiga fokus pada manajemen sampah. Insan menganggap bahwa bagaimanapun upaya dalam mengubah kebiasaan karyawan, sedikit banyak akan tetap menghasilkan sampah. Manajemen sampah dilakukan melalui pendekatan sirkular yang fokus pada kolaborasi dengan pihak ketiga. 淭idak membuat infrastruktur baru, karena food waste yang dihasilkan sedikit. Jadi akan rugi kalau buat infrastruktur baru, imbuhnya.

Keluar dari Zona Nyaman

Di awal, seleksi kompetisi tersebut berlangsung secara individu, kemudian berkelompok dengan peserta lain. Dalam perjalanannya, Insan merasa mendapat banyak pengalaman yang membuatnya keluar dari zona nyaman. Dari yang awalnya menghindari business case tentang sustainability hingga merasa tertantang.

淪emoga aku bisa jadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang sekaligus bisa menginspirasi. Pesanku, jangan pernah takut mencoba hal baru. Kadang apa yang kita anggap mustahil malah jadi pintu rezeki kita, tutupnya.

Penulis: Uswatun Khasanah 

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT