UNAIR NEWS Untuk menginternalisasi nilai-nilai di AUBMO di mana di dalamnya terdapat marwah AUBMO, yaitu organisasi yang berlandas kekeluargaan dan profesionalitas, Kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) mengadakan kegiatan upgrading. Kegiatan untuk seluruh pengurus AUBMO 2018 itu dilaksanakan pada Jumat揝abtu (2022/4) di Villa Wahyu Pace, Mojokerto.
Ismi Choirunnisa Prihatini selaku penanggung jawab kegiatan tersebut menyatakan bahwa tujuan kegiatan itu adalah merekatkan antar pengurus sehingga dapat lebih mengenal dan akrab. Selanjutnya, akan tercipta komunikasi yang baik antar pengurus.
淒engan terbentuknya hubungan dan komunikasi yang baik, diharapkan antar pengurus AUBMO dapat bersinergi dengan baik untuk melaksanakan program kerja yang sudah disepakati bersama, tambahnya.
Ismi, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa upgrading 1 AUBMO itu bertujuan sesuai dengan tema kegiatan tersebut, yaitu 淩apatkan Barisan untuk Nyalakan Lentera AUBMO. Harapanya, kegiatan itu menjadi titik awal pengurus untuk menyalakan lentera untuk menjalankan kepengurusan AUBMO setahun ke depan.
Selain meningkatkan rasa kekeluargaan, kegiatan yang dihadiri 64 pengurus AUBMO 2018 tersebut bertujuan menumbuhkan sikap profesionalisme anggota. Turut hadir dewan pertimbangan organisasi (DPO) untuk memberikan wawasan mengenai AUBMO.
Menurut Irsyad Qoriin selaku ketua AUBMO 2016, AUBMO adalah organisasi yang tidak akan melupakan para pendahulunya. Terbukti, jika AUBMO mengadakan musyawarah, para tetuanya turut diundang.
淎UBMO tidak seperti organisasi di luar. DPO akan selalu siap dimintai pertimbangan oleh pengurus saat ini, ucapnya.
Sementara itu, Ismi menambahkan bahwa dengan adanya beberapa permainan, para peserta bisa mendapatkan makna kerja sama, tidak mudah terpengaruh musuh, dan komunikasi yang baik. Di samping itu, permainan tersebut memiliki esensi ke-AUBMO-an.
淪aya berharap, saling mengenal antar sesama pengurus dapat memiliki hubungan kekeluargaan yang erat tetap memperhatikan sisi profesionalitas. Selain itu, dengan kegiatan upgrading ini, antar pengurus tidak lagi sungkan dan canggung. Terutama lintas kementerian yang intensitas komunikasinya kurang, pungkasnya. (*)
Penulis: Moh. Najib Rahman
Editor: Feri Fenoria





