UNAIR NEWS Pertemukan Badan Semi Otonom (BSO) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKF) tentang Kepenulisan Se-51动漫 (UNAIR), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran UNAIR adakan Kunjungan Pusat pada pertengahan September kemarin (14/09). Kunjungan Pusat pada hari Jumat itu turut mengundang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Departemen Keilmuan atau sejenis untuk turut hadir.
Rahajeng Dinda, Kepala Divisi Partnership UKM Penalaran, menjelaskan bahwa acara ini terbentuk berawal dari program kerja (proker) sebelumnya. Kunjungan Pusat berawal dari pendelegasian anggota UKM Penalaran berkunjung ke masing-masing BEM Fakultas dan UKF di UNAIR.
淜arena kurang efektif dan merata, ada masukan mereka dipertemukan dalam satu waktu. Dengan mempertemukan ini akan terjalin relasi dan kerja sama. Serta karena background yang sama mereka dapat membagi tips trik, pengetahuan, bahkan suka duka, ungkap Raha.
Acara diawali dengan presentasi 13 perwakilan dari UKF, BSO, dan BEM fakultas. Presentasi tersebut mengenai pemaparan proker serta agenda setiap harinya. Terdapat proker yang sedikit menarik dalam pemaparan, seperti dari BEM Psikologi, proker Ngobrol skripsi yang hadir karena rasa simpati atas tidak mudahnya menyusun skripsi dan Baank Soal dari BEM FST yang membantu mahasiswa baru dalam latihan ujian.
淢elihat kakak-kakak yang kesulitan skripsi dan kelulusan yang lama, sejak 2016 program kerja Ngobrol Skripsi ini hadir. Peserta yang datang juga bergantung dari topik yang di sampaikan, jelas Belliana Salvia, perwakilan dari BEM Psikologi.
Tak hanya presentasi, sesi diskusi juga dilakukan setelahnya. Dengan lebih santai diskusi berjalan sangat menarik. Tiap pertanyaan yang diajukan atau masalah yang ingin diselesaikan dijawab saling saut-menyaut oleh peserta diskusi.
Cara menarik mahasiswa untuk membuat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) menjadi topik utama diskusi itu setelah M. Vikar perwakilan BEM FISIP, bertanya tentang hal tersebut ke BEM FST.
淜alau di FST terdapat Pendamping Kelompok (PK) untuk mahasiswa baru yang telah disiapkan untuk membantu dalam PKM. Selanjutnya diserahkan ke Himpunan Mahasiswa tiap program studi di FST untuk dibina lebih lanjut, tutur M. Fikri Ghozali, perwakilan dari BEM FST.
Dari serangkaian acara yang dipilih, Raha menjelaskan harapannya bahwa acara ini sebagai titik awal dan mendapat feedback yang baik dari perwakilan yang hadir.
淪emoa silaturrahmi tidak berakhir disini, namun acara ini membuka gerbang untuk terbangunnya interaksi dan relasi satu sama lain dan bisa saling membantu dikemudian hari, ucap Raha.
Penulis: Hilmi Putra Pradana
Editor: Nuri Hermawan





