UNAIR NEWS – Pembukaan kegiatan ˜™Relawan Banjir Bandang Alas Malang™™ dilaksanakan pada Kamis (28/06). Pembukaan dihadiri oleh Junaidi Khotib Ph.D., selaku Wakil Rektor IV 51¶¯Âþ dan koordinator PSDKU Banyuwangi 51¶¯Âþ.
œUntuk eksekusi membantu para korban, mulai dilaksanakan esok harinya pada hari Jum™at, 29 Juni 2018 dan maksimal hingga hari Selasa, 03 Juni 2018,™™ ungkap Nur Azizatul Ikrima, Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat PSDKU Banyuwangi 2017.
Kegiatan juga mendapat bantuan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahagana dan Tim Pengabdian Masyarakat FKM UNAIR. Bantuan yang diberikan berupa sembako, selimut, dan barang-barang lainnya.
˜™Kami dari pihak panitia tidak menerima sumbangan dalam bentuk uang, sehingga diperkenankan donasi yang diberikan berupa barang saja,™™ sambung mahasiswa yang akrab disapa Ikrima.
Hari pertama, pelaksanaan eksekusi kurang lebih 18 relawan dari PSDKU UNAIR Banyuwangi terjun membantu para korban. Eksekusi dilaksanakan pada pukul 08.00 “ 15.00 di Dusun Garit, Desa Alas Malang, Kecamatan Singorujuh.
Sebagian relawan membantu bersih-bersih rumah korban yang terendam lumpur, memindahkan lumpur dari halaman rumah ke pinggir sungai terdekat. Sedangkan sisanya membantu di posko untuk mengepak beras yang akan dibagikan kepada korban.
˜™Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga memberi bantuan pada hari eksekusi, berupa transportasi sebagai angkutan para relawan,™™ ungkap Yuda Prayogi, Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat PSDKU Banyuwangi 2017.
Antusiasme dan semangat para relawan dalam membantu korban patut diacungi jempol. Tak heran bila pelaksanaan berjalan dengan lancar tanpa kendala.
œAlhamdulillah saya sangat bersyukur, bantuan dari para donator terus mengalir tanpa henti. Bahkan dari pagi sampai malam sumbangan terus berdatangan,™™ tutur Yuda.
Selain itu, Fakultas Kesehatan Masyarakat PSDKU Banyuwangi turut menginisiasi pembentukan leaflet untuk para korban bencana. Leaflet yang dibuat berisi panduan penanggulangan pasca bencana, seperti bagaimana membersihkan rumah dan mengamankan alat-alat rumah tangga setelah diterjang banjir.
Beberapa informasi terkait penyakit yang sering muncul akibat ulah banjir bandang. Rencananya leaflet akan disebarkan pada hari kedua eksekusi yakni pada Minggu, 30 Juni 2018.
Penulis: Tunjung Senja Widuri
Editor: Nuri Hermawan





