UNAIR NEWS – Kegiatan Posyandu dan Imunisasi dilaksanakan pada 14 Januari 2026 di Balai Desa Jubellor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini didukung dan dibantu oleh mahasiswa BBK 7 Desa Jubellor sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Posyandu ini menyasar bayi dan balita di Desa Jubellor dengan tujuan utama mencegah stunting, meningkatkan kesadaran gizi seimbang, serta menegaskan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Posyandu meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pencatatan data pertumbuhan, serta pemberian imunisasi sesuai jadwal. Mahasiswa BBK 7 turut membantu tenaga kesehatan dan kader posyandu dalam proses pendataan serta pendampingan orang tua. Kegiatan ini menjadi sarana pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, sehingga potensi gangguan gizi maupun keterlambatan pertumbuhan dapat terdeteksi lebih awal.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai gizi cukup dan seimbang bagi bayi dan balita. Orang tua diberikan pemahaman tentang pentingnya asupan nutrisi yang tepat pada masa pertumbuhan anak, termasuk pemberian ASI, makanan pendamping ASI (MP-ASI), serta pola makan sehat yang berkelanjutan. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Bidan desa menyampaikan bahwa pelaksanaan imunisasi memerlukan pengelolaan yang cermat. 淜arena obat vaksinasi yang terbatas, dalam penyelenggaraan imunisasi dilakukan pencatatan jumlah bayi agar pemberian vaksin tepat sasaran, ujar Bu Bidan. Hal ini menunjukkan pentingnya pendataan yang akurat agar seluruh bayi mendapatkan hak imunisasi secara merata dan terencana, serta tidak terjadi kekurangan atau pemborosan vaksin.
Kegiatan Posyandu dan Imunisasi ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang menekankan pentingnya kesehatan ibu dan anak serta pencegahan penyakit. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs poin ke-2 tentang Tanpa Kelaparan, melalui upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesadaran gizi masyarakat. Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan mahasiswa BBK 7, diharapkan kualitas kesehatan anak di Desa Jubellor terus meningkat secara berkelanjutan.
Penulis: Khulud Machmudah





