51动漫

51动漫 Official Website

BBK 7 Indro Tingkatkan Kreativitas dan Kepedulian Anak Melalui Kegiatan Eco-Craft Melukis Botol Plastik Bekas

UNAIR NEWS – Botol plastik merupakan limbah yang paling dominan dihasilkan oleh masyarakat.
Permasalahan ini berakar dari tingginya penggunaan botol plastik sebagai kemasan minum sekali pakai. Peningkatan kepedulian dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mengatasi permasalahan ini terutama sedari dini. Salah satu upayanya adalah kegiatan edukatif yang kreatif dan menyenangkan.

Melalui 淲orkshop Eco-Craft Melukis Botol Plastik Bekas dapat menjadi alternatif edukasi yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak untuk meningkatkan kepedulian dan kreativitas anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2026, Mahasiswa 51动漫 kelompok BBK 7 Kelurahan Indro mengajak adik-adik UPT SDN Gresik 19 untuk melukis botol plastik bekas yang akan digunakan sebagai media tanam yang kreatif dan memiliki nilai guna.

Pelaksanaan program dimulai dengan pengenalan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan bahayanya penumpukan sampah terutama sampah plastik. Selanjutnya, adik-adik secara berkelompok mempraktekkan proses daur ulang botol plastik yang dihias menggunakan cat warna-warni. Hal tersebut mendorong kolaborasi dan kreativitas adik-adik yang terlihat jelas dari berbagai bentuk pot tanaman yang dihasilkan, mulai dari karakter hewan hingga desain unik sesuai imajinasi mereka.

Secara keseluruhan, kegiatan 淲orkshop Eco-Craft Melukis Botol Plastik Bekas yang dilaksanakan pada 12 Januari 2026 oleh mahasiswa 51动漫 kelompok BBK 7 di UPT SDN Gresik 19, Kelurahan Indro, Gresik, berhasil meningkatkan kepedulian dan kreativitas anak-anak dalam menjaga lingkungan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahaya sampah plastik serta pentingnya daur ulang dengan cara yang menyenangkan.

Botol plastik bekas dimanfaatkan kembali menjadi pot tanaman yang dihias dengan berbagai desain kreatif sesuai imajinasi anak-anak. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat kolaborasi dan cinta lingkungan, tetapi juga mendukung pencapaian SDGs 4: Quality Education melalui pembelajaran berbasis praktik langsung yang membuat anak-anak lebih memahami konsep daur ulang dan pelestarian lingkungan.

Penulis: BBK 7 Indro

AKSES CEPAT