51

51 Official Website

BBK 7 UNAIR Ajak Anak Hebat SDN Candimulyo 01 Lawan Nyamuk Penyebab DBD

MC kegiatan MISI ANAK HEBAT LAWAN NYAMUK melakukan sesi tanya jawab dan kuis kepada salah satu siswa SDN Candimulyo 01 mengenai materi Nyamuk Jahat pada Selasa (27/01/2026). (Foto: Dokumentasi Pribadi Kelompok KKN BBK 7 Desa Candimulyo)

UNAIR NEWS – Program kerja MISI ANAK HEBAT LAWAN NYAMUK dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026 di SDN Candimulyo 01, Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 16 Sekolah Dasar sebagai upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak usia dini melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan menyenangkan. Program ini merupakan bagian dari program belajar bersama komunitas mahasiswa 51 yang sejalan dengan semangat Kampus Berdampak dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan edukasi diawali dengan pengenalan DBD sebagai penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang aktif pada pagi dan sore hari. Siswa diajak mengenal ciri khas nyamuk tersebut, seperti warna hitam dengan pola belang putih pada tubuh dan kaki, serta kebiasaannya berkembang biak di air bersih yang tergenang. Materi disampaikan menggunakan media visual dan cerita edukatif Nyamuk Jahat, sehingga siswa dapat memahami bahaya DBD dengan cara yang mudah dan menarik.

Selain mengenal penyebab dan gejala DBD, siswa juga diberikan pemahaman mengenai tempat-tempat potensial perkembangbiakan nyamuk, seperti bak mandi, ember, vas bunga, serta kaleng dan botol bekas. Penanggung jawab kegiatan, Amara Dinda Oktaviana Dewi, menyampaikan bahwa peran anak sangat penting dalam pencegahan DBD. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengingatkan keluarga di rumah untuk rutin menerapkan 3M Plus, ujarnya saat kegiatan berlangsung, Selasa (27/01/2026). Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan, salah satunya dengan menyampaikan komitmen untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Program ini menekankan penerapan 3M Plus, yaitu menguras dan menutup tempat penampungan air, mengubur atau memanfaatkan barang bekas, serta langkah tambahan untuk mencegah gigitan nyamuk. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs poin 3 (Good Health and Well-being) dan SDGs poin 4 (Quality Education) melalui peningkatan edukasi kesehatan pada anak usia sekolah. Melalui MISI ANAK HEBAT LAWAN NYAMUK, mahasiswa 51 berupaya mendorong terbentuknya kesadaran kolektif dalam pencegahan DBD, khususnya di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, sebagai wujud nyata implementasi program Kampus Berdampak.

Siswa SDN Candimulyo 01 mengikuti sesi permainan edukatif dalam program MISI ANAK HEBAT LAWAN NYAMUK sebagai upaya meningkatkan pemahaman pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), Selasa (27/01/2026).

Penulis: Amara Dinda Oktaviana Dewi

AKSES CEPAT