UNAIR NEWS “ Sekitar 50 siswa kelas 4 hingga 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Ulum Kayen, Desa Jubel Kidul, diajak merangkai cita-cita masa depan mereka melalui program edukatif “Pohon Mimpi” pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah pukul 09.30-11.30 WIB itu dipandu mahasiswa BBK 7 sebagai fasilitator, dengan pengawasan guru kelas.
Diawali pembukaan dan perkenalan, mahasiswa menyampaikan materi tentang cara merangkai mimpi serta faktor pendukungnya menggunakan media Canva interaktif. Bahasa sederhana disertai sesi tanya jawab membuat siswa antusias. Selanjutnya, mereka praktik membuat “Pohon Mimpi” dengan menuliskan cita-cita di daun pohon, yang kemudian ditempel di kelas masing-masing sebagai pengingat motivasi belajar.
Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Siswa didorong mengenali potensi diri, berani bermimpi, dan memahami peran pendidikan dalam meraih cita-cita, sehingga meningkatkan kepercayaan diri dan perencanaan masa depan.
Ketua BBK 7 Unair Desa Jubel Kidul, Eugenius Nathaniel Christoffany, menegaskan tujuan kegiatan. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap mimpi itu penting dan bisa diraih melalui usaha serta dukungan dari orang-orang di sekitar mereka. Pohon Mimpi menjadi media sederhana untuk menanamkan semangat tersebut,” ujarnya.
PIC (Person In Charge) program ini, Muhammad Hisyam, menambahkan desain kegiatan yang melibatkan siswa secara aktif. “Dengan metode interaktif dan praktik langsung, siswa tidak hanya menuliskan cita-cita, tetapi juga belajar merangkai langkah awal untuk meraihnya. Harapannya, Pohon Mimpi yang ditempel di kelas dapat terus memotivasi mereka,” jelasnya. Kegiatanberlangsung tertib dengan suasana menyenangkan, mendapat sambutan positif dari siswa dan sekolah.





