UNAIR NEWS – Mahasiswa KKN-BBK (Belajar Bersama Komunitas) Desa Raciwetan 51动漫 telah melaksanakan program Sekolah Keuangan Rumah Tangga. Sosialisasi berlangsung di Balai Desa Raciwetan dan dihadiri puluhan warga setempat yang didominasi oleh ibu rumah tangga. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan literasi finansial sekaligus meminimalisir permasalahan keuangan yang sering terjadi di masa kini. Materi pembekalan yang diberikan meliputi pendapatan dan pengeluaran, cara membuat anggaran dasar rumah tangga sederhana, hingga investasi untuk pemula yang mudah diaplikasikan pada ibu rumah tangga.
Kondisi demografis dengan mayoritas wanita berprofesi sebagai ibu rumah tangga, pembekalan materi dikemas untuk meningkatkan literasi finansial. Sehingga, dapat membantu pengelolaan proses perputaran uang atau arus kas dalam rumah tangga. Melalui literasi finansial yang baik, ibu-ibu rumah tangga di Desa Raciwetan tidak hanya berperan sebagai pengatur keuangan keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mendorong kemandirian ekonomi, memperkuat daya saing lokal, serta menciptakan dampak berkelanjutan yang memiliki nilai waris untuk generasi selanjutnya.
Selain menjadi fasilitator, kegiatan ini juga menampilkan narasumber dari mahasiswa BBK Raciwetan, yaitu Teofilus Sonata Adi, Mahasiswa S1 Manajemen 51动漫. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kolaborasi lintas generasi, sekaligus memperkuat relevansi program dengan kebutuhan masyarakat lokal. Kehadiran beberapa elemen masyarakat, seperti ibu rumah tangga dan pelajar telah menciptakan sinergi dalam pelaksanaan program kerja ini.
Kegiatan ini mendukung SDGs 4 (Quality Education) dengan menyediakan akses pendidikan non-formal yang aplikatif bagi masyarakat desa. Materi pelatihan disusun agar mudah dipahami, menggunakan simulasi, tanya-jawab, dan praktik nyata sehingga peserta dapat langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini juga mendukung SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan memperkuat ekonomi rumah tangga dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Narasumber, Teofilus Sonata Adi, diakhir menyampaikan: 淢engelola uang rumah tangga memang susah, tapi akan selalu bermakna, dimana ekonomi keluarga akan selalu menghadapi tantangan baik kecil maupun besar. Namun, setiap usaha kecil yang dilakukan dengan konsisten, seperti mencatat pendapatan-pengeluaran, menabung, hingga berinvestasi akan tetap berarti bagi kesejahteraan keluarga.
Penulis: Teofilus Sonata





