51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

BBK UNAIR Bersama TP PKK Sukorejo Juara 1 Lomba Inovasi Menu makanan

Desa Sukorejo Meraih Juara 1 Lomba Cipta Menu Makanan pada Jumat, 19 Juli 2024.(Foto: Istimewa)
Desa Sukorejo Meraih Juara 1 Lomba Cipta Menu Makanan pada Jumat, 19 Juli 2024.(Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS “ Belajar Bersama Komunitas (BBK) merupakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). BBK 4 UNAIR Desa Sukorejo turut andil dalam kegiatan Lomba Cipta Menu Tingkat Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Lomba Cipta Menu Makanan merupakan kegiatan rutin pengembangan dari Tim Penggerak PKK (TP PKK ) yang diadakan 1 tahun sekali di tingkat kecamatan dan diikuti 15 desa. Setelah berhasil meraih juara di tingkat kecamatan tersebut, perlombaan akan berlanjut hingga tingkat kabupaten.

Lomba Cipta Menu Makanan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas peserta dalam berkreasi dan berinovasi menggunakan bahan intermediate sehingga menciptakan hidangan baru dan menarik. Menu intermediate dalam konteks kuliner merujuk pada hidangan yang disajikan sebagai bagian dari kursus makanan yang lebih besar, sering kali berfungsi sebagai jembatan antara hidangan pembuka dan hidangan utama. Selain itu, Lomba Cipta Menu Makanan ini juga dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan bahan intermediate untuk pembuatan makanan. Dalam lomba ini, diharapkan para peserta mampu menambah pengetahuan baru, mengasah keterampilan dan mempromosikan inovasi baru dalam dunia kuliner.

Mahasiswa BBK 4 Desa Sukorejo mengemukakan ide terkait menu yang akan dilombakan dengan tema menu intermediate tersebut. TP PKK Sukorejo mengeluarkan inovasi produk intermediate dari tepung talas yang kemudian diintegrasikan oleh Mahasiswa BBK 4 sebagai pengganti tepung ketan pada kue khas jepang yaitu Mochi. Selain makanan ringan, menu lunch box atau makan siang untuk anak sekolah juga terdapat dalam ajang ini.

Menu Makanan Inovasi TP PKK Sukorejo bersama Mahasiswa BBK 4 Desa Sukorejo dalam Lomba Cipta Menu di Tingkat Kecamatan. (Foto: Istimewa)

Menu lunch box yang diusung berisi Gimbab (makanan korea berisi nasi, daging, sayuran yang dilapisi dengan rumput laut), Nugget Tahu, Puding Labu, Mochi Talas, dan Telur. Menu lunch box tersebut diinisiasikan karena memiliki nutrisi seimbang untuk pertumbuhan anak, variasi dan keseimbangan rasa yang dapat mendorong anak-anak untuk bisa makan lebih lahap, membuat kesehatan pencernaan yang baik dengan adanya serat, serta kombinasi antara karbohidrat dan protein yang mampu memberikan energi stabil sepanjang hari.

Dengan dilakukannya kolaborasi antara Desa Sukorejo dan Mahasiswa BBK 4 Sukorejo ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pengetahuan akademis dan pengalaman praktis masyarakat desa, meningkatkan potensi ekonomi desa dengan memperkenalkan produk makanan baru yang dapat menarik minat pasar, dan juga mempererat hubungan antara Mahasiswa BBK 4 dengan masyarakat desa.

Penulis: Jihan Fithriyyah

AKSES CEPAT