UNAIR NEWS “ Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 07 51¶¯Âþ melaksanakan program Scale Up UMKM sebagai upaya mendorong pengembangan usaha mikro di Desa Gempolpading, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Program ini berfokus pada pendampingan digitalisasi usaha sebagai langkah awal meningkatkan daya saing UMKM tape di tingkat desa.
Kegiatan Scale Up UMKM dilaksanakan melalui proses pendampingan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah dan lokasi usaha pemilik UMKM tape di Dusun Mojomeneng. Pendekatan ini dilakukan agar pendampingan dapat berlangsung lebih personal dan sesuai dengan kondisi nyata pelaku usaha. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pendampingan berupa pendaftaran usaha ke Google Maps, sehingga lokasi usaha dapat lebih mudah ditemukan oleh konsumen.
Program ini dilaksanakan pada 8-24 Januari 2026 dan melibatkan mahasiswa BBK 07 UNAIR bersama pelaku UMKM tape setempat. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa berhasil mendaftarkan sebanyak 7 UMKM tape ke Google Maps. Keberadaan usaha di peta digital diharapkan dapat meningkatkan visibilitas UMKM, khususnya bagi konsumen dari luar wilayah desa. Digitalisasi melalui Google Maps menjadi langkah awal yang strategis bagi UMKM tape untuk memperluas jangkauan pasar tanpa memerlukan biaya besar.
Salah satu pelaku UMKM tape di Dusun Mojomeneng menyampaikan bahwa pendampingan digital tersebut memberikan manfaat nyata bagi usahanya. œSekarang usaha saya sudah terdaftar di Google Maps, sehingga konsumen dari luar desa lebih mudah menemukan lokasi usaha tape saya, ujar salah satu pelaku UMKM tape Dusun Mojomeneng.
Kegiatan Scale Up UMKM ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan mendorong penguatan kapasitas usaha mikro agar lebih produktif dan berkelanjutan. Digitalisasi usaha menjadi langkah adaptif bagi UMKM desa dalam menghadapi perkembangan ekonomi berbasis teknologi.
Salah satu pelaku UMKM tape di Dusun Mojomeneng menyampaikan, œSekarang usaha saya sudah muncul di Google Maps, jadi kalau ada orang luar desa cari tape, lebih gampang menemukannya, ujarnya. Melalui program ini, mahasiswa BBK 07 UNAIR berharap UMKM tape di Desa Gempolpading dapat terus berkembang, meningkatkan daya saing, serta memiliki peluang pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Penulis: Virgia Aqila Zahia
Editor: Satrio Achmad Fayis





