UNAIR NEWS – Masih dengan perayaan Hari Pahlawan sekaligus Dies Natalis 51动漫 (UNAIR) ke 69, UNAIR menggelar acara Bedah Buku Perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). Gelaran tersebut berlangsung di Aula Garuda Mukti Lantai 5, Kampus MERR-C pada Sabtu (11/11/2023)
Buku TRIP ini merupakan karya adaptasi dari naskah asli dari Alm Rustono Soeparto yang merupakan seorang pejuang TRIP pada masa itu. Prof Dr Purnawan Basundoro, SS M Hum sebagai pembedah isi buku TRIP.
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR, Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak menyampaikan bahwa gelaran itu merupakan hadiah sekaligus bentuk apresiasi kepada pimpinan UNAIR yang terlibat dalam TRIP. Salah satunya, mantan rektor Prof dr Soedarso Djojonegoro pada tahun 1984-1993.
淏agi kami, buku ini merupakan buku yang penting bagi keluarga besar UNAIR itu sendiri. Selain itu, buku ini sekaligus menjadi pengingat jasa jasa para pahlawan dan tentara Republik Indonesia terpelajar, papar Rektor UNAIR tersebut.
Tiru Semangat Para Pejuang
Rektor UNAIR mengatakan, salah satu hal yang dapat kita ambil pelajaran dari perjuangan pada tentara dan pahlawan Republik Indonesia adalah memiliki tekad dan semangat yang tinggi. Para tentara dan pejuang terdahulu telah mengorbankan jiwa dan raga serta masa depannya untuk masa depan tanpa mementingkan kepentingan golongan tertentu
Semangat dan tekad yang tinggi dari tentara dan pejuang terdahulu dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari dan perkuliahan agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi cobaan atau rintangan sebuah kehidupan. Prof Nasih melanjutkan bahwa kita tidak perlu berperang seperti para pahlawan dan tentara terdahulu.
淪alah satu hal yang dapat kita lakukan untuk meneruskan jasa para pahlawan, dengan tak lelah untuk belajar dalam mencetak generasi yang cerdas pada Indonesia Emas 2045. Hal ini terus kami perjuangkan agar tujuan dan rencana pada Indonesia Emas 2045 akan tercapai dengan sukses, ujarnya.
Prof Nasih mengucapkan, rasa terima kasih dan apresiasi bahwa UNAIR dapat menjadi tuan rumah dalam peluncuran buku TRIP kali ini. Momen tersebut merupakan momen yang berharga bagi UNAIR. Harapannya, dengan peluncuran buku ini dapat benar-benar menjadi pembelajaran bagi seluruh sivitas akademika tanpa terkecuali.
淭ak lupa bahwa dengan kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pejuang dan tentara Republik Indonesia terdahulu juga dapat merasakan kemerdekaan berakademisi dan menciptakan kehidupan yang mulia untuk anak cucu kita nantinya, tegasnya.
Penulis: Satrio Dwi Naryo
Editor: Khefti Al Mawalia





