UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Garuda Sakti dan Direktorat Kemahasiswaan 51动漫 (UNAIR) menggelar School of Mawapres (SOM) yang berlangsung selama empat minggu mulai dari (22/2/2025) sampai (15/3/2025). SOM terlaksana setiap Sabtu, bertempat di Gedung Kuliah Bersama UNAIR, Kampus MERR-C. SOM melibatkan setiap perwakilan mahasiswa berprestasi (Mawapres) dari setiap fakultas di UNAIR, baik dari jenjang sarjana maupun diploma.
School of Mawapres UNAIR membekali mawapres fakultas empat hal penting. Mulai dari capaian unggulan, produk inovatif atau gagasan inovatif, bahasa inggris, kepribadian, serta public speaking. Pada minggu keempat, para mawapres mendapatkan pembekalan materi kepribadian dan public speaking dengan narasumber A. Agatha Slyvia dan
Public Speaking bagi Mawapres
Mengawali materi Agatha menyampaikan tentang public speaking. Public speaking merupakan seni berbicara di depan umum untuk menyampaikan informasi, pesan, atau gagasan pada audiens. Ia juga menjelaskan tentang human concept. Human concept dalam public speaking ada tiga landasan yaitu logika dari sisi akal, behaviour yang berhubungan dengan fisik, dan spirit atau jiwa.
Selanjutnya ia memberi tips untuk mengatasi rasa gugup saat tampil di depan umum, yaitu dengan teknik pernapasan. 淪elain itu, selalu berikan afirmasi positif pada diri kalian sendiri, latihan sebelum berbicara di depan umum, dan interaksi dengan audiens agar suasana forum semakin hidup, ujarnya.
Teknik Public Speaking
Dalam menyampaikan isi presentasi Agatha memberi saran sebaiknya menggunakan teknik Assertion, Reasoning, Evidence, Linkback (AREL). Pertama adalah assertion atau pernyataan seperti, 淧roduk kami adalah sebuah solusi yang dirancang untuk mengatasi berbagai masalah.

Kedua, reasoning atau penalaran. 淜ita bisa mengatakan misalnya, produk ini dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan pendekatan ini, kami memastikan bahwa produk kami relevan dan efektif, tutur Agatha. Ia juga menjelaskan tentang evidence atau bukti yang memaparkan pengujian produk, hasil pengujian, implementasi produk yang telah mendapat umpan positif dari masyarakat luas. Terakhir, Linkback atau keterkaitan, yang menjelaskan harapan dan kontribusi produk di bidangnya dan sebagai inovator karya selanjutnya.
Membanngun Karakter Mawapres
Selanjutnya, Dr Dewi mengajak para mawapres fakultas mendefinisikan bagaimana sosok mawapres dan bagaimana diri sendiri memandang sosok mawapres. Dr Dewi menjelaskan bahwa mawapres harus mempunyai karakter Humble-Honestly, Excellent, Brave, Agile, dan Transcendent (HEBAT). 淗al yang harus di-improve Mawapres UNAIR adalah poin brave atau berani dalam berpendapat layaknya merepresentasikan arek Surabaya dan agile beradaptasi secara cepat, tangguh dengan segala tugas yang diberikan, imbuhnya.
Pada akhir, Dr Dewi juga mengajak agar para mawapres selalu bangga dengan almamater. Ia mengimbau mahasiswa untuk tidak pernah merasa menjadi kelas dua, dan selalu menumbuhkan rasa percaya diri. 淢aka dari itu perlu dilakukan self control karena yang paling mengerti diri sendiri adalah kalian, mengembangkan social skill selalu peka dengan situasi sekitar, dan memperluas wawasan dengan menjadi orang cerdas bukan hanya pintar, pungkasnya.
Penulis: Arifatun Nazilah
Editor: Yulia Rohmawati





