UNAIR NEWS Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) 51动漫 (UNAIR) menggelar Career Webinar yang bertajuk Curriculum Vitae, Portofolio, dan Interview: Bekal Wajib Masuk Dunia Kerja pada Ahad (14/9/2025), secara online. Acara itu dipandu oleh Rachel Camellia Pamungkas sebagai MC dan Rani sebagai moderator, dan menghadirkan dua narasumber, Harry Kuswanto praktisi Human Capital dan alumnus UNAIR Dr M Al Rizqi S Si, M Si praktisi di bidang marketing. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta umum.
Personal Branding melalui CV
Dr M Al Rizqi S Si, M Si menyampaikan pentingnya personal branding sebagai nilai jual utama dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Menurutnya, personal branding dimulai dengan mengenali kelebihan dan kelemahan diri, dilanjutkan dengan tips membangun pengalaman melalui pelatihan, expo, hingga mengoptimalkan profil LinkedIn.
淧rofil LinkedIn yang lengkap dengan kata kunci keterampilan relevan akan menarik peluang pekerjaan, jelasnya.
Selain personal branding, ia menekankan peran penting curriculum vitae (CV). Menurutnya, terdapat dua jenis CV yang umum digunakan, yakni CV portofolio dan CV formal yang disesuaikan dengan sistem Applicant Tracking System (ATS).
Ia mengatakan CV formal yang ideal harus ringkas maksimal satu halaman, ditulis dengan tata bahasa yang tepat, dan memuat struktur. Seperti, ringkasan profesional berupa hook satu kalimat singkat yang menarik perhatian, bagian pengalaman ditulis awalan kata kerja aksi, riwayat pendidikan, keterampilan spesifik, dan pencapaian terukur.
淩ekruter senang melihat capaian dalam bentuk angka, bukan sekadar deskripsi tugas, tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan riwayat pendidikan bidang non-sains tidak terlalu diperinci. Berbanding terbalik dengan bidang sains dan teknologi, seperti publikasi, penelitian, atau prestasi yang relevan selama pendidikan akan menjadi nilai tambah.
Teknik Interview Berbasis Kompetensi Diri
Sementara itu, Harry Kuswanto selaku Human Capital PT Kilang Pertamina Internasional membahas Competency Based Interview (CBI), sebuah metode wawancara yang menilai kemampuan nyata pelamar berdasarkan pengalaman magang atau Praktk Kerja Lapang (PKL). 淐BI dipilih karena akurasinya tinggi dalam menilai pengalaman nyata secara objektif. Perusahaan dapat melihat sejauh mana pelamar mampu menjawab tantangan berdasarkan kompetensi yang dimilikinya, jelasnya.
Ada empat jenis interview yang umum dilakukan perusahaan, yaitu interview psikolog sebagai validasi psikotes, interview user untuk menilai keahlian teknis dan soft skill pelamar, interview human capital untuk mengukur kecocokan nilai dan budaya perusahaan, serta interview top management yang berfokus pada kepemimpinan, visi, dan strategi. Ia menekankan pentingnya menerapkan metode STAR-L (Situation, Task, Action, Result, Learning) sebagai bentuk evaluasi dan perbaikan ke depan.
Di akhir, Harry membagikan sejumlah tips pada saat interview, di antaranya menjawab dengan jujur dan singkat maksimal 1 menit, menonjolkan capaian yang tidak tertera pada CV, dan menjaga sikap profesional. 淧entingnya persiapan berupa latihan simulasi bertujuan agar pelamar mampu menunjukkan keunggulan yang membedakan dirinya dengan kandidat lain, ungkapnya.
Penulis: Bethari Sri Indrajayanti
Editor: Khefti Al Mawalia





