UNAIR NEWS – Nahkoda baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan 51动漫 (FKp UNAIR) mulai menunjukkan eksistensinya. Kabinet Wirama Karsa dengan ketuanya, Zahra Nadia Putri Sugiarto bersama wakilnya, Rohimatuq Salvia Qusna, resmi dilantik pada Kamis (12/2/2026) di Fakultas Keperawatan, Kampus MERR – C UNAIR.
Zahra menilai Kabinet Wirama Karsa menjadi manifestasi harapan selama satu periode ke depan. Secara filosofis, Wirama melambangkan gerak selaras dalam suatu irama, sedangkan Karsa berarti kehendak, niat, dan inisiatif untuk bergerak serta berkontribusi.
淢aknanya adalah harmoni aksi dan kehendak kolektif untuk membuka peluang perubahan melalui keselarasan gerak bersama. Organisasi mahasiswa ini tidak dapat bergerak sendiri. Kemajuan hanya dapat tercapai jika seluruh elemen bergerak dalam satu irama dengan niat kuat untuk membawa perubahan yang lebih baik, ungkapnya.

Program Unggulan
Tentunya, Zahra dan Salvia sudah menyiapkan beberapa program unggulan, seperti Berdaya, Nursing Excellence Appreciation Night, serta Aksara. Ketiga program unggulan tersebut yang akan menjadi prioritas BEM FKp untuk menciptakan lingkungan akademik yang lebih unggul dan maju.
Berdaya atau Bersama Dampingi Masyarakat merupakan program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa FKp. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat dengan fokus pada isu kesehatan, sosial, budaya, lingkungan, dan pendidikan.
淣anti akan ada program School of Parents, programnya berupa seminar kepada orang tua dan wali murid di sekolah dasar yang kita datangi untuk memberikan pendidikan guna mendeteksi terkait bullying pada anak sekolah dan manajemen emosi. Karena peran orang tua sangat penting untuk pertumbuhan anak, sehingga kami melibatkan orang tua dalam program kami, jelasnya.
Kemudian, Nursing Excellence Appreciation Night merupakan agenda penghargaan bagi civitas academica FKp. Nantinya, akan ada beberapa penghargaan seperti best lecture dan mawapres dengan tiga kategori, yakni mawapres akademik, mawapres minat bakat, serta mawapres organisasi. 淪angat disayangkan apabila kita memiliki benih-benih yang bagus. Namun, tidak diimbangi dengan pemupukan dan pengairan yang bagus juga, imbuhnya.
Lebih lanjut, BEM FKp membawa Aksara atau Alur Informasi Sistem Administrasi Terarah. Sebuah program penyusunan buku panduan birokrasi yang ada di FKp secara terstruktur. 淭ujuannya agar informasi terkait akademik dan administrasi maupun kemahasiswaan dapat lebih mudah diakses untuk seluruh mahasiswa.
Harapan BEM FKp
Sebagai presiden BEM, Zahra berharap visi dan misinya dapat terlaksana dengan baik tanpa hambatan berarti. Ia ingin mewujudkan keselarasan gerak dalam mengoptimalkan potensi mahasiswa melalui BEM FKp. 淒engan berlandaskan nilai kolaboratif, harmonis, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Kami ingin menciptakan benih unggulan dari mahasiswa FKp, harapnya.
Zahra menekankan melalui visi misinya bahwasannya BEM tidak hanya menjadi pelaksana kegiatan saja, melainkan juga menjadi wadah yang benar-benar memfasilitasi kebutuhan, aspirasi, dan perkembangan mahasiswa. Zahra menilai bahwa BEM bukan hanya milik pengurusnya, tetapi milik seluruh mahasiswa FKp.
淗arapan kami mahasiswa FKp tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi menjadi subjek utama dalam setiap gerakan perubahan, sehingga mahasiswa dapat terus mengembangkan potensi aktif berkolaborasi, berani menyampaikan aspirasi, serta bersama-sama menjaga lingkungan akademik suportif dan progresif, pesannya.
Penulis: Putri Andini
Editor: Ragil Kukuh Imanto





