UNAIR NEWS Pada era 4.0 saat ini, masyarakat sangat memerlukan pengetahuan dan kemampuan membaca literasi digital dengan sangat baik. Terlebih saat ini kian marak beredar informasi kurang tepat di media sosial. Seperti halnya diungkapkan penulis buku Maksi Bimo Tresnadipangga SH dalam webinar literasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) (UNAIR).
BEM SIKIA menggelar Webinar Nasional bertajuk Literasi Buku Digital: Develop The Importance f Digital Literacy Skills In The Society Era 4.0 secara daring. Tepatnya pada Jum檃t malam (2/9/2022).
Dalam paparannya, Bimo menyampaikan bahwa literasi digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi dalam mengomunikasikan konten maupun informasi. Yang mana kemampuan itu bermakna pula memiliki kecakapan kognitif (mental) dan teknikal (skill teknologi).
Membaca ala Milenial
Menurut Bimo, berpacaran dengan buku merupakan metode suka membaca ala generasi milenial. Selayaknya berpacaran pada umumnya, mereka perlu mengawali dengan perkenalan, pendekatan, kemudian saling menjalin hubungan.
Itu juga tidak jauh berbeda dengan tahapan dekat dengan buku. Menjadi pembaca yang baik juga mesti melewati tahapan pengenalan, pendekatan, kemudian membaca secara terus menerus.
淯ntuk menyukai hal yang kita lakukan, kita harus berpacaran dengan hal tersebut (membaca buku, Red) ujarnya.
Bimo menjelaskan, perkenalan tersebut tertuju pada pemilihan cover buku yang akan dibaca. Dalam hal itu, seseorang akan memiliki minat baca ketika melihat ketertarikan dari sampul buku. Termasuk berkaitan dengan tema isi buku tersebut.
Selain itu, terkait membaca, sebenarnya tidak ada aturan khusus yang membatasi. Pembaca bebas mengekspresikan pembacaannya pada halaman berapapun.
淪aya bukan tipe orang yang membaca buku dari halaman pertama hingga akhir, ungkap Bimo.

Soal pembacaan, pendekatannya mengarah pada minat pembaca untuk memenuhi keingintahuannya. Jawaban tersebut akan memicu pembaca ingin membuka bagian mana terlebih dahulu.
Pada akhir, Bimo mengungkapkan bahwa tanpa minat belajar serta pengamalan pembacaan, masyarakat, khususnya akademisi, sulit menyerap informasi dengan baik. Selain itu, merekaakan mengalami kesulitan membaca informasi dengan tepat secara cepat.
淭iga hal yang harus diperhatikan dalam dunia edukasi, yaitu membaca, menulis, dan mengamalkan ilmu yang didapat kepada yang membutuhkan, tegasnya.
Penulis : Azka Fauziya
Editor: Feri Fenoria





