UNAIR NEWS “ 51¶¯Âþ melalui kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa lewat program Gerbang Desa. Pada Senin (11/8/2025), tim Gerbang Desa Jilid X menggelar kegiatan injeksi vitamin untuk sapi milik warga Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebagai wujud dukungan bagi ketahanan pangan dan kesehatan hewan ternak.
Kegiatan itu melibatkan panitia Gerbang Desa BEM UNAIR berkolaborasi dengan Kelompok Peminatan Veteriner Ternak Besar (KMPV-TB) Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wonosalam, serta partisipasi aktif warga desa, khususnya para peternak sapi.
Gerbang Desa: Pengabdian untuk Pembangunan Holistik
Gerbang Desa merupakan program pengabdian masyarakat BEM UNAIR yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan. Andrean Marcellino Menteri Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR menjelaskan, kegiatan injeksi vitamin ini dipilih karena sapi merupakan salah satu komoditas utama Dusun Mendiro yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi sumber penghidupan banyak keluarga.
œKesehatan sapi sangat mempengaruhi produktivitas susu maupun daging. Dengan injeksi vitamin, kami berharap daya tahan tubuh sapi meningkat sehingga hasil ternak bisa optimal, ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan koordinasi teknis antara Panitia Gerbang Desa dan KMPV-TB FKH UNAIR. Tim KMPV-TB menurunkan empat hingga lima tenaga medis hewan yang menyediakan Vitamin B-Complex, peralatan suntik, serta Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar.
Selain itu, BPP Kecamatan Wonosalam mendampingi jalannya kegiatan untuk memastikan prosedur berjalan lancar dan tepat sasaran. œPendekatan kolaboratif ini penting agar pelaksanaan di lapangan aman, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat, tambah Andrean.
27 Ekor Sapi dan 5 Ekor Kambing dapat Layanan Vitamin

Sebanyak 27 ekor sapi dan 5 ekor kambing mendapat layanan injeksi Vitamin B-Complex yang bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan, metabolisme, dan energi ternak. Pelaksanaan dilakukan secara door-to-door berdasarkan pendataan awal, sehingga layanan dapat langsung menjangkau peternak di rumah masing-masing.
Peternak menyambut positif program ini. œProsesnya mudah dan tidak mengganggu aktivitas kami. Sapinya jadi lebih sehat dan aktif, ungkap Pak Baidi salah satu warga.
Rencana Pendampingan Lanjutan
Ke depan, BEM UNAIR berencana melanjutkan pendampingan bersama BPP Kecamatan Wonosalam melalui edukasi perawatan kesehatan ternak dan pemantauan kondisi sapi secara berkala.
œHarapan kami, program ini tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat melalui produktivitas ternak yang meningkat. Bagi mahasiswa, ini menjadi pengalaman lapangan yang membentuk kepedulian sosial dan keterampilan aplikatif, pungkas Andrean .
Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, BEM UNAIR melalui Gerbang Desa terus memperkuat kontribusinya dalam membangun desa secara berkelanjutan, termasuk melalui sektor vital seperti peternakan. (*)
Penulis: Nafiesa Zahra
Editor: Khefti Al Mawalia





