UNAIR NEWS – Saat ini perubahan iklim semakin terasa dan berdampak secara signifikan. Termasuk kejadian cuaca ekstrem, pola cuaca, naiknya permukaan air laut hingga emisi gas rumah kaca yang mendorong peningkatan perubahan iklim. Perubahan iklim inilah yang menjadi tantangan global sehingga memerlukan solusi dan kerja sama dari berbagai sektor.
Divisi Kementerian Hubungan Luar BEM 51动漫 sukses mengadakan International Seminar yang merupakan serangkaian dari Airlangga International Conference 2023 di Aula Candradimuka Kampus Merr C. Acara yang berlangsung pada Sabtu (25/11/2023) ini menghadirkan Wahid Dianbudiyanto ST MSc selaku Dosen Teknik Lingkungan 51动漫; Prigi Arisandi selaku Founder Ecoton; dan Agustinus Hendra Christian Andrianto ST mewakili Dinas Lingkungan Hidup Surabaya.
Seminar internasional ini berfokus pada poin SDGs () ke tiga belas yaitu climate action. Acara yang bertajuk 淕lobal Warming to Global Boiling: How Should We Respond to These Vital Signs of Our Earth? membawa peserta untuk turut serta melakukan aksi untuk mengurangi pencemaran lingkungan.
Peran Pemerintah
Agus menyampaikan bahwa Surabaya merupakan kota kedua terbesar di Indonesia dengan total penduduk yang terus meningkat. Sehingga banyak efek yang dirasakan tidak terkecuali dalam sektor lingkungan. Namun, Agus mengatakan bahwa Surabaya telah memiliki Waste Management yang berjalan hingga saat ini.
淎nd from the transportation, now we are have the mass transportation we called the Surabaya Bus ungkapnya. Agus menjelaskan bahwa saat ini Surabaya juga memiliki bus yang dapat membantu masyarakat untuk mobilisasi sebagai bentuk mengurangi polusi udara.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Surabaya juga memiliki program terkait bagaimana masyarakat mengelola lingkungan di sekitarnya. Program tersebut meliputi pengelolaan sampah, air hingga polusi udara yang saat ini berganti nama menjadi Kampung Surabaya Hebat.

Peran Generasi Muda
Wahid mengutarakan perubahan iklim saat ini adalah hal yang harus kita fokuskan sebagai generasi muda. Penggunaan sosial media yang terus bergantung saat ini menjawab keresahan bagaimana generasi muda dapat memainkan perannya dalam hal ini.
淭hey already did and what we do now? We did to reserve this spirit and of course you guys need to real action jelasnya.
Menyampaikan informasi yang diketahui kepada orang terdekat mengenai lingkungan seperti menyarankan tontonan di sosial media juga merupakan bentuk aksi yang dapat dilakukan mahasiswa. Selain itu mengikuti beberapa campaign yang dilakukan beberapa industri juga sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan.
Penanganan Perubahan Iklim
Salah satu bentuk dampak perubahan iklim adalah penurunan kualitas pada air. Tingginya pencemaran air sungai di Surabaya, Prigi menyampaikan pentingnya memilih air minum yang bersih di kota ini. Di samping itu, penggunaan sampah plastik menjadi highlight topik yang dibahasnya.
淒o simple things. Do simple activities and then start from you, start from yourself. And do it continuously. Like this, bring your own tumbler pungkasnya
Di akhir pemaparan materinya, Prigi menekankan peserta yang hadir untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Susahnya pengolahan sampah plastik menjadi salah satu penumpukan sampah yang masih sulit terurai. Sehingga harapannya saat ini masyarakat mau untuk melakukan hal kecil dari diri sendiri yang berdampak besar pada lingkungan.
Penulis: Meli Nor Arista
Editor: Feri Fenoria





