UNAIR NEWS Guna untuk memfasilitasi pelajar dan mahasiswa dengan jiwa bisnis dan sosial yang tinggi, BEM UNAIR 2018 melalui Kementerian Pengabdian Masyarakat bekerjasama dengan yayasan Seribu Senyum adakan kegiatan Student Sociopreneur Camp (SSC) 2018. Kegiatan yang bertemakan 淢ake a Chang With Your Action itu diikuti oleh lebih dari 40 pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah.
Kegiatan SSC dibuka dengan seminar pada Minggu (9/9). Dihadiri oleh oleh Galuh Teja Sakti, Fahd Pahdepie, penulis sekaligus entrepreneur muda sebagai pemateri dan Nita Liana, Former Newscaster NET.Tv sebagai moderator. Dilanjutkan dengan kelas menulis serta videografi, live in kepada masyarakat di kampung dampingan Seribu Senyum yaitu Sulung dan Keputih, hingga mobilisasi peserta menuju lokasi camp di Agro Mulia, Prigen, Pasuruan untuk belajar terkait metode analisis bisnis sosial hingga tahap perencanaan.
Fuad Fahmi Hasan, Direktur Yayasan Seribu Senyum menjelaskan, sociopreneur tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, melainkan, hal yang dilakukan dapat memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar.
Goal dalam kegiatan ini, adik-adik memiliki ide untuk berbisnis, untuk kemudian akan ada awarding pada peserta dengan ide dan gagasan yang bagus, untuk kemudian diberikan modal dan pendampingan hingga usaha berjalan, jelas pria yang akrab dipanggil Fuad tersebut.
Galuh Teja Sakti, Presiden BEM UNAIR 2018 dalam sambutannya menjelaskan, syarat utama untuk bisa menjadi seorang sociopreneur yang hebat adalah responsibilitas yang tinggi dan kemauan untuk mengembangkan softskill.
淒unia akan menjadi lebih bermakna apabila pribadi-pribadi di dunia ini tidak hanya mencari keuntungan semata. Seperti konsep dalam sociopreneur yang tidak untuk mencari profit semata, namun kegiatan yang dilakukan juga harus berdampak positif bagi lingkungan sekitar, terang Teja.
Sementara itu, sebagai perwakilan dari BEM, Candra Rizal Sabili, event producer kegiatan SSC tersebut berharap peserta dapat menerapkan sosiopreneur dengan sasaran yang tepat, mengentaskan kesenjangan sosial, dan mengatasi kemiskinan disekitar lingkungan.
淒engan serangkaian acara SSC ini, harapannya dapat menumbuhkan jiwa kritis bagi anak muda tentang masalah yang ada di lingkungan sekitar dan dapat membantu memberikan solusi bagi masalah tersebut agar tidak terjadi kesenjangan ekonomi yang berkelanjutan, pungkas Candra.
Penulis: Galuh Mega Kurnia
Editor: Nuri Hermawan





